Save the Children dan SHEEP Indonesia Ajak Anak-Anak Rancaekek Sadar Lingkungan Lewat Lomba Kreatif
Anak-anak SD, SMP, dan SMA mengikuti lomba mewarnai, poster digital, dan hasta karya guna meningkatkan kesadaran tentang bahaya banjir.
Anak-anak SD, SMP, dan SMA mengikuti lomba mewarnai, poster digital, dan hasta karya guna meningkatkan kesadaran tentang bahaya banjir.
Save the Children dan WWF-Indonesia berkolaborasi dalam Program BASAMO untuk memperkuat pendidikan demi pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan anak serta masyarakat di Riau.
Save the Children Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan perlindungan anak di dunia digital dengan berpartisipasi dalam ASEAN ICT Forum 2024 bersama Digital Youth Council
Eli, ibu tiga anak di Bandung Barat, semakin yakin dengan keputusannya memberi Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif. Ia belajar dari pengalamannya dengan dua anak pertama
Pentingnya Dukungan Sosial, Kunci Perjuangan Eli Memberikan Asi Eksklusif Selengkapnya
Belajar dari pengalaman, Eli, ibu tiga anak di Bandung Barat, semakin yakin dengan keputusannya memberi Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif.
Pentingnya Dukungan Sosial, Kunci Perjuangan Eli Memberikan ASI Eksklusif Selengkapnya
Sebuah desa di Kalimantan Barat berhasil menjadi Bebas BABS atau ODF. Simak kisahnya lewat orang-orang yang menjadi mercusuar perubahan ini.
Integrasi isu adaptasi terhadap perubahan iklim dalam perencanaan pembangunan adalah langkah krusial untuk mengantisipasi dampak perubahan musiman yang disebabkan oleh perubahan iklim.
ari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional yang diperingati setiap 12 September, menjadi pengingat akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut yang sering kali disepelekan. Gigi yang sakit atau rusak dapat menyulitkan anak untuk mengunyah makanan dengan baik dan dapat mempengaruhi pencernaan dan penyerapan nutrisi. Â
Program ini berfokus pada isu perlindungan anak serta air bersih dan sanitasi inklusif disabilitas di sekolah dan masyarakat sekitar sekolah.
Save the Children bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Pemerintah mendiseminasikan hasil pengawasan kelompok kerja (POKJA) pekerja anak dan roadmap Indonesia Bebas pekerja anak. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan secara hybrid, dihadiri sebanyak 68 peserta offline dan 64 peserta online yang terdiri dari unsur pentahelix yaitu Pemerintah, Dunia Usaha, Akademisi, CSO dan Media Massa.
Pada 31 Juli 2024, Cempaka Foundation dan Save the Children meluncurkan Program BESTARI (Building Resilient and Safe Future Generation atau Bangun Generasi Tangguh dan Mandiri)
Untuk mengakhiri pekerja anak dalam penanganan sampah eletronik yang berbahaya, Save the Children Indonesia melalui program Circular Geniuses berfokus mengembangkan keterampilan ramah lingkungan untuk mengelola sampah elektronik menjadi aman dan berkelanjutan.