Artikel

400 Orang Kampanyekan Stop Pernikahan Usia Anak

Tercatat lebih dari 400 orang terdaftar menjadi peserta lari yang berjarak 1,5 km. Peserta terdiri dari anak – anak, kaum muda, komunitas pelari, perwakilan Lembaga pemerhati anak serta masyarakat Kota Palu. Melalui tema perayaan HAN tahun 2019 yaitu “Peran Penting Keluarga dalam Perlindungan Anak”, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi seluruh pihak terutama orangtua untuk menyadari peran pentingnya dalam proses tumbuh kembang anak serta pembentukan karakter anak untuk masa depan yang lebih baik.

400 Orang Kampanyekan Stop Pernikahan Usia Anak Selengkapnya

5 Jul 2019

Ngabuburit Rame: Ramadhan Menginspirasi

Kegiatan Ngabuburit RAME: Ramadhan Menginspirasi memberikan penguatan pendidikan kepada pelajar SMK dalam mempersiapkan diri ke dunia kerja dan berwirausaha. Firman (15), SMK Merdeka mengungkapkan “Senang sekali hari ini bisa belajar langsung dari mereka yang berpraktik langsung di lapangan. Saya jadi paham banyak sekali keragaman profesi, dunia usaha itu seperti apa, dan bagaimana peluang kerja yang harus kita siapkan sejak dini, sejak hari ini”, ungkapnya.

Ngabuburit Rame: Ramadhan Menginspirasi Selengkapnya

8 Jun 2019

6.000 Warga Sekolah Ikuti Kampanye Mudik Aman Program Selamat

Mudik adalah salah satu budaya tahunan bagi masyarakat Indonesia yang dilakukan oleh sekitar 19,5 juta masyarakat menjelang idhul fitri. Mudik merupakan budaya positif untuk menjaga tali silaturahmi dengan kerabat dan keluarga, tapi sayangnya aktivitas ini mengakibatkan 25 orang meninggal setiap hari ketika melakukan perjalanan dari kota ke desa.

6.000 Warga Sekolah Ikuti Kampanye Mudik Aman Program Selamat Selengkapnya

5 Jun 2019

20 Orang Tua Siswa Mengikuti Pelatihan Fasilitator Parenting Program SELAMAT

Selain diskusi dan mendapatkan materi dari fasilitator, peserta juga mempraktekan aktivitas keselamatan lalu lintas yang diperagakan melalui kerja kelompok. Beberapa peserta mempraktekkan cara menyeberang yang aman, mengendarai sepeda motor yang aman, menaiki kendaraan umum yang aman, dan mengenali berbagai rambu-rambu lalul lintas yang ada di jalan.

20 Orang Tua Siswa Mengikuti Pelatihan Fasilitator Parenting Program SELAMAT Selengkapnya

8 Mei 2019

Inisiatif Green School untuk Terwujudnya Sekolah Ramah Anak

Program #WeSeeEqual bertujuan untuk mempromosikan kesetaraan gender di kalangan remaja sekolah laki-laki, dengan fokus pada kesehatan, pendidikan dan perilaku sehat. Program ini berfokus untuk mempromosikan kesehatan, perilaku hidup aman dan memperkuat upaya dalam mengatasi kekerasan berbasis gender dengan kerjasama yang terintegrasi dengan unit kesehatan sekolah (UKS). Sasaran dari program ini adalah 10.000 anak-anak usia remaja (13-15 tahun) di 41 Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur.

Inisiatif Green School untuk Terwujudnya Sekolah Ramah Anak Selengkapnya

2 Apr 2019

Distribusi Bantuan untuk Korban Banjir di Makassar Butuh Perahu

Yayasan Sayangi Tunas Cilik mitra Save the Children juga memberikan dukungan kepada korban banjir dan tanah longsor di Jeneponto dan Gowa. Dukungan difokuskan pada Psychological First Aid (PFA) atau Pertolongan Pertama Psikologis, terutama pada anak-anak, serta upaya pembersihan sekolah-sekolah yang terdampak. “Dukungan ini untuk memastikan anak-anak mendapatkan hak-hak dasar mereka dalam situasi pasca bencanadan juga mendorong semua pihak untuk sama-sama mengembalikan keceriaan mereka” kata Ihwana, Project Manager, Yayasan Sayangi Tunas Cilik mitra Save the Children.

Distribusi Bantuan untuk Korban Banjir di Makassar Butuh Perahu Selengkapnya

5 Mar 2019

Program SELAMAT Melatih 600 Siswa SD dan SMP Agar Selamat Berlalu Lintas

Program SELAMAT bekerjasama dengan warga sekolah untuk meningkatkan kemampuan dan kewaspadaan dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di lingkungan sekolah yang melibatkan anak. Hal ini dilakukan karena tanpa disadari, telah banyak anak-anak yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas, seperti yang diutarakan WHO dalam Global Status Report on Road Safety, “Secara global kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama kematian anak diumur 10-19 tahun.” (WHO, 2018).

Program SELAMAT Melatih 600 Siswa SD dan SMP Agar Selamat Berlalu Lintas Selengkapnya

5 Mar 2019
Scroll to Top