Situasi hak anak di tahun 2020 diwarnai dengan dampak COVID-19. Pandemi telah merubah kehidupan banyak orang termasuk anak-anak, semua dipaksa untuk beradaptasi secepat mungkin. Dengan semua ketidakpastian dan perubahan mendadak yang terjadi, anak-anak berada dalam situasi rentan atas berbagai risiko.
Kami memetakan tujuh risiko utama yang saat ini harus dihadapi anak-anak selama pandemi, antara lain:
- Anak yang kehilangan orang tua karena COVID-19.
- Anak yang yang orangtuanya kehilangan mata pencaharian/pendapatan.
- Sulit mengakses layanan pendidikan yang berkualitas.
- Anak yang rentan mengalami kekerasan dan eksploitasi.
- Anak yang sulit mengakses layanan kesehatan dasar dan gizi.
- Anak yang tinggal di kawasan bencana dan rawan bencana.
- Terbatasnya dukungan bagi anak dengan disabilitas.
Ketujuh risiko yang dihadapi oleh anak-anak tersebut telah membuat upaya pemenuhan hak-hak anak sepanjang tahun 2020 dipenuhi oleh tantangan. Berbagai pihak dari pemerintah hingga masyarakat melakukan berbagai upaya untuk membantu anak-anak.
Save the Children Indonesia membuat refleksi akhir tahun terkait dengan situasi anak Indonesia selama tahun pandemi ini. Harapan kami refleksi ini dapat menjadi masukan bersama untuk berbagai pihak yang bekerja dalam upaya pemenuhan hak anak untuk memprioritaskan anak-anak.
