Luwu Timur, 22 Oktober 2026—Memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) Sedunia, Save the Children Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mengajak siswa sekolah dasar membiasakan diri mencuci tangan pakai sabun dan menjaga kebersihan gigi dan mulut. Kampanye ini bagian dari Program Healthier Smiles fase ke-8, didukung Mars Snacking Foundation, dijalankan bersama Yayasan Celosia Marennu Indonesia sebagai mitra lokal, serta melibatkan sekolah, forum anak, PDGI, dan dunia usaha.
Pada fase awal program di tahun 2022, berdasarkan kajian awal, penerapan praktik cuci tangan dengan sabun di antara peserta didik tercatat sebesar 80,5%. Persentase ini lalu melonjak signifikan setelah pendampingan program, menjadi 96,7% pada akhir tahun 2025. Berpijak pada capaian tersebut, pada fase ke-8 ini Program Healthier Smiles berupaya untuk terus mendongkrak capaian praktik baik tersebut agar bisa mencapai 100%.
Pada fase ke-8 ini, jangkauan program juga diperluas ke 50 sekolah dasar di Kabupaten Luwu Timur dan Luwu Utara, termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB) serta sekolah di kawasan terpencil seperti Kecamatan Seko, guna memperkuat pembiasaan PHBS serta kesehatan gigi dan mulut secara berkelanjutan.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Luwu Timur, Aini Endis Anrika, S.STP., MM., mewakili Bupati Luwu Timur, menyambut baik dan berkomitmen penuh untuk menyukseskan kampanye kesehatan ini:
“Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan Kampanye Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia ini. Kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak kita adalah investasi masa depan. Melalui edukasi promotif dan preventif seperti ini, kita berharap dapat menurunkan angka masalah kesehatan pada anak serta meningkatkan literasi kesehatan masyarakat Luwu Timur secara menyeluruh.”
Manajer Program Healthier Smiles Save the Children Indonesia, Robert Nufninu, menyampaikan bahwa kampanye ini bukan sekadar kegiatan seremonial:
“Kampanye Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan pijakan penting untuk mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan. Melalui Program Healthier Smiles, kami berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan inklusif. Kami berharap pembiasaan CTPS dan menjaga kebersihan gigi-mulut dapat membantu membentuk karakter hidup bersih dan sehat sejak dini pada anak-anak di Luwu Timur.”
Adriani Rauf Salim, Manajer Program Yayasan Celosia Marennu Indonesia, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan kampanye ini:
“Suksesnya Kampanye Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia ini sangat bergantung pada kemitraan erat antara pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas. Melalui pemberdayaan Dokter Kecil dan partisipasi aktif seluruh warga sekolah dan komunitas, edukasi mengenai kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun dan menyikat gigi teratur dapat disebarluaskan secara lebih efektif, inklusif, dan menyenangkan.”
Kegiatan peringatan HCTPS ini diisi dengan serangkaian agenda interaktif, seperti peragaan praktik cuci tangan pakai sabun bersama yang dipimpin oleh para Dokter Kecil, penampilan seni anak, serta peluncuran gerakan 21 hari pembiasaan CTPS di sekolah dampingan. Sebelumnya, sebagai bagian dari rangkaian menuju puncak peringatan HCTPS, telah diselenggarakan pula lomba menggambar dan lomba poster bagi peserta didik di sekolah-sekolah dampingan. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas, program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak.
SELESAI.
