Berita

Penandatanganan Tiga Kesepakatan Kerja Sama antara Save the Children, Cargill, Pemkab Ketapang, Politeknik Negeri Ketapang, dan BPJS Ketenagakerjaan

Sebagai dukungan terhadap ketahanan ekonomi keluarga, pemberdayaan anak muda dalam kesiapan kerja, dan sanitasi berkelanjutan di Ketapang, Save the Children bersama Pemerintah Kabupaten Ketapang, Cargill – Kalimantan, Politeknik Negeri Ketapang (Politap), dan BPJS menjalin tiga kesepakatan kerja sama sekaligus. Kesepakatan ini dituangkan dalam Memorandum of Understanding yang ditandatangani dalam acara seremoni pada Selasa, 31 Januari 2023 di Gedung Pertemuan Politap, Ketapang.

Kesepakatan pertama adalah antara Cargill dengan Politap untuk melanjutkan program beasiswa pendidikan. Kedua adalah antara Save the Children dengan Pemkab Ketapang untuk pelaksanaan “Program Ketahanan Ekonomi Keluarga Petani melalui Pendekatan Integratif untuk Pembangunan Kaum Muda dan Sanitasi Berkelanjutan”. Ketiga adalah antara antara Cargill dengan BPJS untuk perlindungan sosial masyarakat pekerja rentan.

Sekitar 150 orang tamu undangan menyaksikan penandatanganan kesepakatan tersebut. Beberapa di antaranya adalah perwakilan dari dinas terkait, kampus,  forum komunikasi pimpinan daerah, gabungan pengusaha kelapa sawit (GAPKI), dan BPJS, serta para camat dan Kepala Bappeda Ketapang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Alexander Wiryo menyampaikan tantangan yang dihadapi di Ketapang terkait kemiskinan, kesehatan, dan pendidikan. Dia menyebut pertumbuhan ekonomi tinggi, tetapi angka kemiskinan juga tinggi, dan oleh karena itu diperlukan penguatan ekonomi inklusif. Tingkat pertumbuhan ekonomi Ketapang pada tahun 2022 tertinggi di Kalimantan Barat, tetapi angkanya masih di bawah rata-rata nasional. Kemudian, pendidikan masih jauh di bawah wilayah lain. Menurut Alexander, pendidikan masih menjadi “pekerjaan rumah” serius. Dia berharap jumlah penerima beasiswa diperbanyak dan cakupannya diperluas.

Direktur Politap Irianto SP., S.ST., M.MA menyambut baik kerja sama program beasiswa dan menyatakan apresiasi terhadap komitmen sektor industri dalam mendukung pendidikan di politeknik. Kerja sama ini dapat menghindarkan anak-anak Ketapang dari putus sekolah. Irianto mengatakan, Politap punya peran strategis sebagai institusi pendidikan yang unggul dalam teknologi terapan, khususnya di Kalimantan Barat, dan dapat mendukung pengembangan sumber daya secara berkelanjutan, termasuk di sektor perkebunan.

Deputy GM Cargill Edwin Suryajaya menyampaikan bahwa program beasiswa pendidikan telah dimulai sejak tahun 2017 dan mendukung 182 mahasiswa. Selain itu, Cargill setiap tahun juga menerima mahasiswa yang melakukan magang, praktik kerja, atau penelitian. Edwin menyebut bahwa mereka akan terus berkomitmen mendukung pelaksanaan program ini hingga tahun-tahun berikutnya.

Mewakili Save the Children, Imelda Usnadibrata selaku Head of Education menyampaikan bahwa Save the Children bersama pemerintah daerah, Cargill, dan mitra organisasi lokal mendukung pengembangan ketahanan ekonomi untuk meningkatkan ekonomi keluarga, termasuk petani dan wanita, pemberdayaan program pendidikan anak muda di SMK maupun di luar sekolah dalam kesiapan kerja dan wirausaha, serta peningkatan akses dan penggunaan fasilitas air bersih, sanitasi, serta kebersihan diri dan lingkungan.

Imelda juga mengapresiasi Pemkab Ketapang terkait tren kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kabupaten ini. Kolaborasi harus terus dilanjutkan untuk meningkatkan rata-rata lama anak sekolah dan kualitas sumber daya manusia di Ketapang. Imelda juga berharap program beasiswa dapat diperluas untuk murid-murid SMK di Ketapang.

“Banyak siswa membutuhkan bantuan beasiswa untuk dapat menyelesaikan pendidikan, pemuda desa untuk memulai modal usaha masuk ke dunia wirausaha. Program-program lain bersama dinas-dinas terkait juga dibutuhkan untuk mengoptimalkan pemberdayaan lulusan SMK maupun pemuda di desa dalam upaya menjadi generasi muda mandiri yang dapat meningkatkan ekonomi daerah,” kata Imelda.

Scroll to Top