Save the Children bersama Perkumpulan Stimulant Institute dan Yayasan Wahana Komunikasi Wanita mengadakan pelatihan mengenai resiliensi anak serta partisipasi anak dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Pelatihan ini diadakan pada tanggal 16-19 Oktober 2023 bagi anak-anak dan remaja Forum Anak Daerah, Duta Anak Sumba, serta perwakilan dari kecamatan di Sumba Barat dan Sumba Tengah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Save the Children dan mitra dalam meningkatkan resiliensi anak dan partisipasi anak dalam proses pembangunan. Setiap anak memiliki hak untuk menyampaikan pendapat sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman mereka, termasuk berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan melalui Musrenbang yang aman, inklusif, dan menyenangkan.

Hal ini sejalan dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang menyatakan, setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Lebih lanjut, Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 juga menyebutkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah wajib mengupayakan dan membantu anak agar dapat berpartisipasi dan bebas menyatakan pendapat dan berpikir sesuai hati nurani dan agamanya.
Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 18 Tahun 2019 menyebutkan, forum anak memiliki peran untuk berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan, meliputi isu terkait pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

“Kami anak-anak diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi kami ke pemerintah,” kata Jansen (15), salah satu peserta dari forum anak daerah kabupaten.
“Kami belajar menyusun teks Musrenbang, argumentasinya seperti apa, dan di situ ada banyak yang perlu diperhatikan,” kata Airin (17), peserta lain dari forum anak daerah kabupaten.
“Kami dapat mempengaruhi pemerintah untuk melaksanakan apa yang sudah kami usulkan,” ungkap Dearly (13), perwakilan Duta Anak Sumba, tentang tujuan partisipasi anak dalam Musrenbang.
“Pelatihan ini jangan hanya di anak-anak tertentu supaya jangan hanya kita saja yang mengetahuinya, tetapi semua anak mengetahui,” ujar Eloy (14) dari forum anak daerah kabupaten.
