Siaran Pers

Kolaborasi Uni Eropa dan Save the Children Indonesia Perkuat Perlindungan dan Kemandirian Ekonomi Perempuan di Tana Luwu

Sulawesi Selatan – Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, H.E. Denis Chaibi, bersama rombongan melakukan kunjungan kehormatan ke beberapa desa di Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan selama dua hari (20-21/7). Tim rombongan meninjau langsung implementasi Program ELEVATE (Economic Livelihood Capabilities and Violence Elimination for Women), sebuah inisiatif kolaboratif yang didanai oleh Uni Eropa dan dipimpin oleh Save the Children Indonesia guna memutus rantai kerentanan berbasis gender di Tana Luwu melalui integrasi sistem perlindungan penyintas dan pemberdayaan ekonomi perempuan yang holistik.

Hadir mendampingi Duta Besar, Programme Manager Human Rights, Democracy, Gender & Migration Uni Eropa, Saiti Gusrini, serta Chief Operating Officer (COO) Save the Children Indonesia, Agni K. Pratama. Kehadiran mereka disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat di desa-desa dampingan program.

Kegiatan program didasarkan pada data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan tantangan berlapis di Tana Luwu. Kabupaten Luwu mencatatkan tingkat kemiskinan sebesar 11,70% yang menjadikannya kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi ketiga di Sulawesi Selatan. Selain itu, Kabupaten Luwu dan Luwu Utara juga memiliki skor Indeks Ketimpangan Gender (IKG) tertinggi di provinsi tersebut, masing-masing sebesar 0,52 dan 0,51. Kondisi ini juga tecermin dari situasi lapangan kerja di mana 65,29% perempuan terbebani oleh pekerjaan domestik tidak dibayar atau sektor pertanian bernilai rendah.

Program ELEVATE menjawab tantangan ini secara holistik dengan memadukan sistem perlindungan penyintas Kekerasan Berbasis Gender (KBG) dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Selain memfasilitasi pembentukan Satgas Penanganan dan Pencegahan KBG berbasis komunitas di desa untuk memitigasi kasus-kasus kekerasan, termasuk perkawinan anak, program ini juga membantu memfasilitasi kelompok simpan pinjam desa (VSLA) dan unit usaha untuk mendukung kemandirian ekonomi perempuan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu, Drs. Muhammad Rudi, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Uni Eropa dan Save the Children Indonesia yang menjadikan Kabupaten Luwu sebagai salah satu lokasi implementasi Program ELEVATE.

“Pemerintah Kabupaten Luwu berkomitmen penuh untuk mendukung berbagai program yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya perempuan dan anak, melalui penguatan ekonomi keluarga serta perlindungan terhadap kelompok rentan. Kami berharap program ini dapat direplikasi oleh pemerintah daerah karena memiliki dampak yang sangat baik. Kolaborasi seperti ini menjadi contoh yang patut dikembangkan ke depan,” tegas Rudi.

Ketua TP PKK Luwu Utara, Ir. Misnawati Andi Abdullah Rahim, S.T., M.T. menegaskan bahwa kehadiran Program ELEVATE menjadi momentum penting untuk menyelaraskan pembangunan daerah dengan penguatan kapasitas manusia secara inklusif.

“Kolaborasi multipihak melalui Program ELEVATE ini merupakan langkah nyata untuk meruntuhkan tembok ketimpangan gender dan kemiskinan di Kabupaten Luwu Utara. Kami berkomitmen penuh mendukung kemandirian ekonomi perempuan di desa, serta memastikan anak-anak dapat tumbuh di lingkungan yang aman, bebas dari kekerasan, dan terjaga hak-haknya,” tegas Misnawati.

Duta Besar Uni Eropa, H.E. Denis Chaibi, menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen kuat pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat. Beliau menekankan bahwa kesetaraan gender dan penguatan hak perempuan adalah fondasi utama dari pembangunan berkelanjutan yang inklusif, dan Uni Eropa bangga dapat mendukung transformasi positif ini di Tana Luwu.

Chief Operating Officer (COO) Save the Children Indonesia, Agni K. Pratama, menyatakan bahwa keberhasilan program perlindungan anak dan perempuan tidak dapat dilepaskan dari penguatan fondasi ekonomi di tingkat keluarga.

“Melalui integrasi perlindungan perempuan dan penguatan ekonomi keluarga, kita secara langsung sedang membangun fondasi lingkungan yang lebih aman dan sejahtera bagi anak-anak untuk tumbuh. Ketika para ibu berdaya secara finansial dan terlindungi dari kekerasan, hak-hak dasar anak, mulai dari nutrisi, pengasuhan yang layak, hingga pendidikan, dapat terpenuhi dengan jauh lebih baik,” ujar Agni K. Pratama.

Hingga November 2029, Program ELEVATE akan diimplementasikan di 20 desa yang tersebar di tiga kabupaten (Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur). Implementasi ini digerakkan bersama mitra konsorsium lokal yang berpengalaman, meliputi Forum Pengada Layanan (FPL), Lembaga Pemberdayaan Perempuan (LPP) Bone, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK Sulawesi Selatan, Sulawesi Cipta Forum (SCF), dan Perkumpulan Wallacea.

Secara bertahap, program ini menargetkan peningkatan kapasitas bagi 19 institusi penyedia layanan kasus, pembentukan 20 gugus tugas berbasis masyarakat di daerah terpencil, serta memberikan pelatihan kewirausahaan pertanian dan literasi keuangan bagi 300 perempuan, di mana 60 peserta terpilih di antaranya akan mendapatkan inkubasi bisnis intensif melalui pemanfaatan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).

SELESAI

Tentang Save the Children

Save the Children percaya setiap anak berhak mendapatkan masa depan. Di Indonesia dan di seluruh dunia, Save the Children melakukan apapun yang harus dilakukan, setiap hari dan saat krisis, agar anak-anak mendapatkan pemenuhan hak atas hidup yang sehat, kesempatan untuk belajar, dan perlindungan. Pakar kami pergi ke tempat yang paling sulit dijangkau di mana sangat sulit untuk menjadi anak-anak.

Save the Children memastikan kebutuhan unik anak-anak terpenuhi dan suara mereka didengarkan. Bersama anak-anak, keluarga dan masyarakat, serta pendukung di seluruh dunia, kami mencapai hasil berkelanjutan untuk jutaan anak. Dengan pengalaman lebih dari 100 tahun, kami adalah yang pertama dan terkemuka di dunia organisasi independen untuk pemenuhan hak anak, mengubah kehidupan dan masa depan kita bersama. Kunjungi www.savethechildren.or.id.

Scroll to Top