Siaran Pers

Hari Pendidikan Nasional: Save the Children Indonesia Bantu Atasi Kesenjangan Pendidikan di 249 Sekolah di Daerah 3T 

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei, menjadi momentum penting untuk merefleksikan upaya bersama dalam memastikan hak anak atas pendidikan yang bermutu. Dalam peringatan tahun ini, Save the Children Indonesia menegaskan komitmennya dalam mengatasi kesenjangan pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan membantu 249 sekolah di berbagai daerah. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat kualitas pembelajaran, mendukung para guru, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak di daerah yang selama ini belum terjangkau secara optimal. 

Hari Pendidikan Nasional: Save the Children Indonesia Bantu Atasi Kesenjangan Pendidikan di 249 Sekolah di Daerah 3T  Selengkapnya

2 Mei 2025

Pemerintah Indonesia Bersama Mitra, Bersinergi Tingkatkan Literasi dan Numerasi Anak Indonesia

Save the Children, Global Partnership for Education (GPE), dan Pemerintah Indonesia meluncurkan KREASI (Kolaborasi untuk Pendidikan Anak Indonesia), sebuah proyek yang bertujuan memperkuat kurikulum, praktik pembelajaran, kepemimpinan sekolah, dan sistem perlindungan anak di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD).

Pemerintah Indonesia Bersama Mitra, Bersinergi Tingkatkan Literasi dan Numerasi Anak Indonesia Selengkapnya

18 Mar 2025

Hari Aman Berinternet: Save the Children Dukung Penguatan Regulasi Perlindungan Anak di Dunia Digital

Save the Children melihat peluang pembatasan usia dalam penggunaan internet, terutama media sosial, sebagai langkah penting untuk melindungi anak dari risiko digital.  Peluang kebijakan ini bukan untuk membatasi hak anak atas informasi, namun merupakan solusi terbaik untuk selalu mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.

Hari Aman Berinternet: Save the Children Dukung Penguatan Regulasi Perlindungan Anak di Dunia Digital Selengkapnya

11 Feb 2025

Save the Children Perkuat Ketangguhan Masyarakat Rancaekek Untuk Lindungi Anak-Anak dari Banjir

Ketika banjir terjadi, anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan. Oleh karena itu, kami mengutamakan upaya perlindungan yang menyeluruh, mulai dari memperkuat kesiapsiagaan komunitas dan sistem peringatan dini, hingga memastikan mereka mendapatkan informasi yang tepat tentang cara bertindak selama banjir, agar dampak buruknya dapat diminimalkan

Save the Children Perkuat Ketangguhan Masyarakat Rancaekek Untuk Lindungi Anak-Anak dari Banjir Selengkapnya

1 Feb 2025

Hari Gizi Nasional 2025: Save the Children Serukan Pengurangan Konsumsi Makanan Ultra Proses Untuk Cegah Obesitas dan Diabetes PadaAnak Pra-Remaja.

Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional dengan tema “Pilih Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat”, Save the Children menyerukan pentingnya pengurangan pemberian makanan ultra proses pada anak-anak pra-remaja dan mengedepankan konsumsi bahan pangan alami berbasis lokal dengan pola gizi seimbang untuk mencegah anak-anak terpapar pada penyakit serius, seperti obesitas dan diabetes.

Hari Gizi Nasional 2025: Save the Children Serukan Pengurangan Konsumsi Makanan Ultra Proses Untuk Cegah Obesitas dan Diabetes PadaAnak Pra-Remaja. Selengkapnya

25 Jan 2025

Anak-Anak dan Orang Muda Pimpin Aksi di 8 Provinsi Untuk Menghadapi Krisis Iklim

Dalam upaya menghadapi krisis iklim yang semakin mendesak, anak-anak dan orang muda di 8 provinsi mengambil aksi nyata melalui kampanye Aksi Generasi Iklim. Kampanye ini mengangkat isu-isu iklim yang mempengaruhi kehidupan mereka di tingkat lokal, seperti polusi udara, krisis air, Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria, serta masalah sampah di daerah aliran sungai dan laut yang terus menjadi tantangan di masing-masing komunitas.

Anak-Anak dan Orang Muda Pimpin Aksi di 8 Provinsi Untuk Menghadapi Krisis Iklim Selengkapnya

7 Des 2024

Jogja UNIQLO PEACE FOR ALL Festival: Meningkatkan Kesadaran Perlindungan Anak Melalui Seni dan Budaya 

Sediakan ruang aman untuk anak berinteraksi dan berbagi cerita, UNIQLO yang didukung pelaksanaannya oleh Save the Children dan PKBI DIY  mengadakan Jogja UNIQLO PEACE FOR ALL Festival sebagai bagian dari program Global UNIQLO PEACE FOR ALL untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian semua pihak akan pentingnya perlindungan anak dan menciptakan ruang aman bagi mereka untuk berinteraksi dan berbagi cerita.

Jogja UNIQLO PEACE FOR ALL Festival: Meningkatkan Kesadaran Perlindungan Anak Melalui Seni dan Budaya  Selengkapnya

30 Nov 2024

Kasus DBD Tembus 12 Ribu di Jakarta, Ratusan Anak Inisiasi Gerakan Peduli Iklim Bebas DBD di Car Free Day

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Daerah Khusus Jakarta dalam pertemuan para mitra di Balai Kota melaporkan per September 2024 sekitar 12 ribu kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi di Jakarta. Secara nasional, Kementerian Kesehatan menyebutkan Kasus DBD mencapai 210.644 kasus dengan 1239 kematian terlaporkan dari 482 Kab/Kota pada Oktober 2024. Hal ini memperlihatkan peningkatan 3 kali lipat dibanding tahun 2023 pada periode yang sama.

Kasus DBD Tembus 12 Ribu di Jakarta, Ratusan Anak Inisiasi Gerakan Peduli Iklim Bebas DBD di Car Free Day Selengkapnya

17 Nov 2024

Bumi Lestari, Anak Terlindungi: Inisatif untuk Meningkatkan Kesadaran Anak dan Masyarakat untuk Cegah Malaria dan DBD di Sumba Barat

Sumba Barat menempati urutan ke 3 di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk kasus Malaria dan ke 5 untuk kasus Demam Berdarah Dengue (DBD)[1]. Tingginya angka infeksi penyakit berbasis vektor di wilayah ini menjadi perhatian serius, terutama di tengah perubahan iklim yang mempercepat siklus hidup nyamuk dan memperbesar potensi penyebaran penyakit.

Bumi Lestari, Anak Terlindungi: Inisatif untuk Meningkatkan Kesadaran Anak dan Masyarakat untuk Cegah Malaria dan DBD di Sumba Barat Selengkapnya

14 Nov 2024

Erupsi Gunung Lewotobi: 42 Sekolah Terdampak, Anak-Anak Terpaksa Belajar di Tenda

Memasuki hari ke-8 kejadian erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur,  sebanyak 42 sekolah dan sekitar 4600 siswa/I terdampak.  Data Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana, Kementerian Pendidikan Dasar & Menengah per 11 November 2024, sebanyak 244 ruang kelas terdampak, 11 Satuan Pendidikan dijadikan lokasi pengungsian di Kecamatan Titehena.

Erupsi Gunung Lewotobi: 42 Sekolah Terdampak, Anak-Anak Terpaksa Belajar di Tenda Selengkapnya

13 Nov 2024
Scroll to Top