Ribuan anak di Sumatra masih merasakan dampak banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada November 2025. Selain merusak rumah dan infrastruktur, bencana tersebut juga mengganggu akses pendidikan bagi banyak anak yang sekolahnya terdampak.
Sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana, Citi Foundation bersama Save the Children Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi anak-anak dan keluarga yang terdampak banjir di wilayah Sumatra Utara.
Bantuan tersebut difokuskan pada pemulihan pendidikan dan perlindungan anak, termasuk melalui penyediaan Ruang Belajar Sementara, penguatan pojok baca, serta distribusi Back-to-School Kits untuk membantu anak-anak kembali belajar setelah bencana.
Ribuan Sekolah Terdampak Bencana
Banjir dan longsor yang terjadi pada akhir 2025 menyebabkan kerusakan besar pada rumah, sekolah, dan infrastruktur publik. Puluhan ribu keluarga terpaksa mengungsi akibat bencana tersebut.
Data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada Februari 2026 menunjukkan bahwa sebanyak 4.852 fasilitas pendidikan di wilayah Sumatra terdampak, menjadikan anak-anak sebagai kelompok yang sangat rentan karena terhambatnya akses terhadap pendidikan dan ruang belajar yang aman.
Dalam kondisi seperti ini, memastikan anak-anak dapat kembali belajar menjadi langkah penting untuk membantu mereka memulihkan rasa aman dan kembali menjalani rutinitas sehari-hari.
Kolaborasi untuk Mendukung Pemulihan Anak
Perwakilan Citi Indonesia, Hario Widyananto, menegaskan bahwa keberadaan ruang belajar yang aman sangat penting untuk menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak setelah bencana.
“Citi percaya bahwa mendukung ruang belajar yang aman dan memadai sangat penting untuk memastikan keberlanjutan pendidikan anak-anak,” ujar Hario Widyananto, Country Head of Public Affairs Citi Indonesia, saat mengunjungi salah satu sekolah di Kabupaten Tapanuli Tengah pada 3 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen Citi Foundation dalam mendukung pemulihan pascabencana di beberapa negara Asia.

Komitmen Save the Children dalam Pemulihan Pasca Bencana Sumatra
Direktur Humanitarian and Program Operations Save the Children Indonesia, Fadli Usman, menegaskan bahwa besarnya jumlah sekolah yang terdampak menunjukkan tantangan besar dalam memulihkan sektor pendidikan pascabencana.
“Ribuan sekolah yang terdampak menunjukkan besarnya tantangan dalam memulihkan sektor pendidikan, sekaligus urgensi untuk memastikan anak-anak dapat segera kembali belajar di lingkungan yang aman dan mendukung. Tantangan ini tidak dapat diatasi sendirian, sehingga kolaborasi kami dengan Citi Foundation menjadi sangat penting,” ujar Fadli Usman, Humanitarian and Program Operations Director Save the Children Indonesia.
Save the Children percaya bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, sangat penting untuk memastikan anak-anak dapat kembali mendapatkan akses pendidikan yang aman dan mendukung.