Berita

Bantuan Darurat untuk 100 Keluarga Terdampak Gempa di Ngada NTT dari Anabatic Technologies

Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan fasilitas pendidikan di Kabupaten Ngada. Dampak bencana tersebut masih dirasakan masyarakat hingga September 2026, termasuk anak-anak yang kehilangan ruang belajar akibat kerusakan bangunan sekolah.

Kondisi tersebut masih dirasakan masyarakat hingga 19 September 2026. Benjamin selaku Kepala Desa setempat mengatakan warga masih mengalami trauma dan membutuhkan berbagai dukungan untuk memulihkan kehidupan mereka setelah gempa.

“Kondisi masyarakat saya saat ini mereka masih trauma dengan gempa. Kemudian secara dalam kehidupan mereka sangat membutuhkan bantuan,” ungkap Benjamin.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, PT Anabatic Technologies Tbk menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui kolaborasi bersama Save the Children Indonesia dan CIS Timor. Bantuan ini mencakup 100 paket Emergency Relief dan 100 paket Hygiene Kit yang didistribusikan kepada 100 keluarga di Kabupaten Ngada untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascabencana.

Paket bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan sehari-hari, termasuk perlengkapan kebersihan seperti perlengkapan mandi, sikat dan pasta gigi, pembalut, deterjen, serta wadah air. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga terdampak sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan kebersihan dan sanitasi mereka di tengah proses pemulihan.

Penyaluran bantuan ini juga didukung oleh partisipasi aktif karyawan Anabatic Group sebagai wujud kepedulian dan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui inisiatif ini, Anabatic Technologies berupaya menghadirkan dukungan nyata bagi keluarga dan anak-anak yang terdampak bencana.

Kolaborasi bersama Save the Children Indonesia dan CIS Timor menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan. Melalui sinergi ini, Anabatic Technologies berharap dapat berkontribusi dalam upaya pemulihan masyarakat terdampak serta mendukung kesejahteraan keluarga dan anak-anak di Kabupaten Ngada.

Kebutuhan Pemulihan Masih Berlanjut

Di tengah proses pemulihan, masyarakat masih membutuhkan dukungan, termasuk untuk memastikan anak-anak dapat terus belajar dengan aman dan nyaman. Saat ini, anak-anak sekolah di desa ini masih belajar di tenda darurat.

Maria selaku Kepala SD menjelaskan bahwa para guru tetap mendampingi anak-anak melalui pembelajaran darurat yang berfokus pada literasi, numerasi, dan materi esensial.

“Sejak tanggal 24 Agustus, kegiatan pembelajaran kami berjalan dengan pembagian guru di setiap posko untuk mendampingi anak-anak, terutama pada bidang literasi dan bidang numerasi, juga materi-materi esensial persiapan untuk tes kemampuan akademik bagi murid kelas 6 SD,” kata Maria.

Ia juga menyampaikan kebutuhan sekolah yang masih harus dipenuhi, mulai dari tenda yang lebih layak hingga perlengkapan belajar anak.

“Anak-anak murid sangat membutuhkan berupa media dan alat tulis berupa buku tulis, bolpoin, dan media lainnya berupa buku gambar, spidol, krayon, dan juga tas untuk mereka ke sekolah,” lanjut Maria.

Melalui dukungan bersama mitra, Save the Children Indonesia terus berupaya memastikan kebutuhan anak dan keluarga terdampak tetap menjadi bagian penting dalam proses tanggap darurat dan pemulihan. Mari bersama dukung anak-anak dan keluarga terdampak bencana agar dapat melewati masa pemulihan dan memulai kembali kehidupan mereka melalui halaman ini.

Mari bersama dukung anak-anak dan keluarga terdampak bencana agar dapat melewati masa pemulihan dan memulai kembali kehidupan mereka melalui halaman ini.

Kunjungi juga berita terkait di halaman website PT Anabatic Technologies Tbk di sini.

Scroll to Top