Alternatif Perpustakaan Kontainer Didirikan di RPTRA Rawa Badak Utara

Berita

JAKARTA – Save the Children bersama PT Ocean Network Express dan KMDI Container Depot meningkatkan kemampuan literasi anak-anak di sekitar Ruang Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Rawa Badak Utara, Jakarta Utara, melalui alternatif jenis perpustakaan yang berbeda dan menarik dalam bentuk perpustakaan kontainer. 

“Saya berikan apresiasi dan terima kasih untuk semua pihak yang sudah berkontribusi dalam menghadirkan kontainer perpustakaan di RPTRA Rawa Badak Utara,” ujar Lurah Rawa Badak Utara, Nani usai menghadiri acara peresmian di RPTRA Rawa Badak Utara pada Rabu (6/3) lalu.  

Lebih lanjut, Nani berharap minat membaca anak-anak akan semakin meningkat. Apalagi, kata Nani, fasilitas yang kini tersedia lebih nyaman, penuh warna, dan memiliki buku-buku dan sarana yang lebih lengkap. Anak-anak kini dapat membaca dengan tenang, bahkan dapat mengembangkan imajinasinya. 

“Sehingga nanti jadi lebih kreatif,” Sebut Nani.  

Sementara itu, Koordinator RPTRA Jakarta Utara, Suto yang juga bertugas sebagai pengelola RPTRA Rawa Badak Utara menerangkan bahwa kontainer perpustakaan memiliki desain yang menarik dan dapat menyesuaikan masa perkembangan anak-anak yang kini fokusnya ke bermain. Di dalam perpustakaan kontainer tersedia seribu buku, rak buku, meja lipat, kipas angin, bantal, dan alat permainan edukatif.  

“Ini pertama kalinya kontainer perpustakaan ada di RPTRA. Ke depannya, kami akan berusaha untuk menambah meja dan tempat duduk di sekitar lokasi kontainer perpustakaan biar anak-anak semakin nyaman saat membaca,” ungkap Suto.  

Ia pun mengharapkan jumlah pengunjung di RPTRA Rawa Badak Utara dapat terus meningkat dengan adanya kontainer perpustakaan. Jika hari-hari sebelumnya jumlah pengunjung mencapai 100 orang dan di hari libur sekitar 200 orang, menurut Suto angkanya akan dapat meningkat setelah adanya perpustakaan kontainer. 

“Pendidikan adalah aspek penting dalam kehidupan anak-anak. Meski demikian, anak-anak seringkali menghadapi tantangan terkait keterbatasan akses ke sumber daya pendidikan. Maka untuk meningkatkan kapasitas literasi anak-anak, fasilitas pendidikan alternatif ini didirikan di RPTRA Rawa Badak Utara. Bantu keluarga di sekitar RPTRA untuk memberikan pengalaman pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak mereka,” jelas Muhammad Mahyuddin Hatma, Program Manager BESTARI. 

“Kami senang atas PT ONE yang juga berkomitmen sama seperti Save the Children dalam meningkatkan kemampuan literasi anak Indonesia. Wadah perpustakaan ini akan berfungsi sebagai ruang interaktif ramah anak di mana anak-anak ini dapat terlibat dalam kegiatan membaca, pendidikan, pembelajaran, dan kreatifitas,” imbuh Billy Verian Salim, Bussiness Development and Corporate Partnership Manager. 

Sebelumnya, pendirian perpustakaan kontainer merupakan bagian kegiatan dari Program BESTARI (Building Resilient and Safe Future Generation / Bangun Generasi Tangguh dan Mandiri) oleh Save the Children Indonesia. Sebuah program yang berisi inisiatif holistik dan lintas tematik, yang bertujuan menjawab kebutuhan lokal dalam hal pembangunan dan kemanusiaan guna membawa dampak berkelanjutan bagi anak-anak.  

BESTARI terdiri dari lima klaster intervensi yaitu: 

BESTARI 1: Anak Usia Dini (0-5 tahun) = Berfokus pada peningkatan status Kesehatan dan gizi anak. 

BESTARI 2: Anak Usia Sekolah (5-18 tahun) = Berfokus pada kampanye kembali ke sekolah. 

BESTARI 3: Pemuda (16-30 tahun) = Berfokus pada pemberdayaan perempuan dan pemuda untuk peluang ekonomi yang lebih baik. 

BESTARI 4: Lingkungan & Perubahan Iklim. 

BESTARI 5: Penyelamatan Jiwa dan Tangguh Bencana = Berfokus pada anak-anak yang tinggal di daerah rawan bencana dan wilayah iklim berisiko tinggi.

Teks: Natasha Yulia, Susmita Eka Putri,
Foto: Natasha Yulia / Save the Children

Bagikan Artikel Ini

Skip to content scroll to top button