Berita

Perkuat Akses Kesehatan Gigi Anak hingga Daerah Terpencil,Program Healthier Smiles Gelar Peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional 2026 di Kecamatan Seko

Dalam upaya mewujudkan pemerataan akses layanan kesehatan dan mempromosikan literasi kesehatan gigi dan mulut di wilayah terpencil, Save the Children Indonesia bersama Yayasan Celosia Marennu Indonesia sebagai mitra lokal, didukung oleh Mars Snacking Foundation, menggelar peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) 2026 di salah satu SD di Kabupaten Luwu Utara.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang dilakukan Kementerian Kesehatan pada tahun 2023 lalu, Provinsi Sulawesi Selatan berada di urutan kedua tertinggi di Indonesia terkait masalah kesehatan gigi dan mulut pada penduduk usia ≥ 3 tahun, mencapai 68,4%.

Ironisnya, hanya 11,2% yang berobat ke tenaga medis untuk mengatasi masalah tersebut. Biaya berobat, jarak ke fasilitas kesehatan, hingga kurangnya kesadaran menjadi hambatan utama masyarakat dalam mendapat layanan kesehatan gigi dan mulut yang memadai.

Memasuki fase ke-8, Program Healthier Smiles yang telah berjalan selama empat tahun di Sulawesi Selatan kini memperluas jangkauan pendampingan ke 50 sekolah di Kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur. Dari 50 sekolah, 44 di antaranya merupakan sekolah jangkauan baru, termasuk sekolah-sekolah di wilayah terpencil seperti Kecamatan Seko. Langkah ini diambil untuk memastikan anak-anak di daerah pelosok mendapatkan hak dan akses layanan kesehatan, kebersihan, serta gizi yang setara.

Dalam rangkaian acara peringatan HKGN 2026 ini, tim program menyerahkan paket perlengkapan kesehatan gigi berupa sikat gigi, pasta gigi, dan gelas kumur sebanyak 317 paket untuk siswa di empat sekolah dampingan yang terletak di Kec. Seko, penyerahan peralatan gigi portabel (dental portable) kepada Dinas Kesehatan dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Luwu Utara, pengukuhan Dokter Kecil, senam sikat gigi bersama, hingga layanan perawatan gigi gratis oleh PDGI. Selain itu, tim program bersama murid, guru, dan pemerintah daerah melakukan Gerakan Aksi Menyikat Gigi Bersama secara serentak di seluruh sekolah dasar di Kabupaten Luwu Utara.

“Kesehatan anak-anak kita, termasuk kesehatan gigi dan mulut, adalah fondasi utama bagi masa depan Luwu Utara. Kita tidak boleh membiarkan anak-anak di daerah terpencil seperti Seko tertinggal hanya karena kendala geografis. Kehadiran Program Healthier Smiles menjadi bukti nyata bahwa pendekatan berbasis komunitas dan kolaborasi bersama pemerintah daerah sanggup menembus batas geografis, membawa akses layanan kesehatan dasar langsung ke tengah masyarakat yang paling membutuhkan,” ungkap Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Utara, Ir. Misnawati Andi Abdullah Rahim, S.T., M.T.

Sejalan dengan hal tersebut, Save the Children Indonesia melalui Program Healthier Smiles menegaskan komitmennya dalam memperluas jangkauan program hingga ke wilayah yang paling terpencil.

“Melalui perluasan jangkauan ke Kecamatan Seko pada fase ke-8 ini, Program Healthier Smiles berkomitmen penuh untuk meruntuhkan tembok ketimpangan akses kesehatan gigi dan mulut. Kami percaya bahwa setiap anak, di mana pun mereka tinggal, termasuk di daerah terpencil dan sulit dijangkau, berhak atas layanan kesehatan yang inklusif dan berkualitas. Penguatan peran Dokter Kecil, pendampingan guru, serta sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara adalah kunci agar kebiasaan hidup sehat ini terus berkelanjutan,” ungkap Manajer Program Healthier Smiles Save the Children Indonesia Robert Nufninu.

Jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, BAPPERIDA, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Camat Seko, tokoh masyarakat, serta ratusan siswa menghadiri acara ini. Pada akhir acara, peserta melakukan penandatanganan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut di Kabupaten Luwu Utara.

Scroll to Top