“Hai teman-teman tuli. Kalian semua harus bersemangat, percaya diri, dan berdoa karena dengan semangat, kita bisa mencapai impian kita atau apapun yang ingin kita lakukan.”

Luthfi (19), pemuda dengan gangguan pendengaran, bersekolah di salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ia adalah salah satu peserta program kesiapan kerja Skills to Succeed yang dilaksanakan oleh Save the Children Indonesia bersama Yayasan IBU.
Awalnya, Luthfi fokus pada menjahit. Latihan-latihan di sekolah menunjukkan bahwa ia mampu menjahit pakaian lengkap. Namun, dalam studi awal untuk pelatihan soft skills atau keterampilan nonteknis – bagian dari Program Skills to Succeed– Luthfi mengungkapkan keinginannya untuk bekerja di sebuah perusahaan ritel bernama Alfamart.
Bekerja di Alfamart telah menjadi cita-citanya sejak lama dan ia terus berusaha untuk mewujudkan itu. Ketika ditanya tentang pelatihan keterampilan nonteknis, Luthfi mengingat apa yang diajarkan oleh Bu Ai, fasilitator dan mentornya. Melalui pelatihan tersebut, Luthfi belajar bagaimana cara membuat CV dan memperoleh pengetahuan tentang teknik-teknik melamar pekerjaan. Ia juga mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan keterampilan teknologi informasi, khususnya Microsoft Word dan Excel.
Setelah pelatihan, Luthfi memulai magang sambil tetap menjalankan hobi menjahitnya sebagai kegiatan sampingan. Dengan keterampilan menjahit dan pengetahuan IT yang diperolehnya melalui pelatihan, Luthfi bisa mengembangkan karier di bidang yang diinginkannya, termasuk di Alfamart atau industri terkait.
Berkat tekadnya, Luthfi berhasil menunjukkan kemampuan dan mengejar impian. Komitmennya untuk selalu bekerja dan kesediaannya membantu orang lain membuat CV menunjukkan dedikasinya dalam perbaikan diri dan membantu orang di sekitarnya.
“Ketika ditanya apa yang sedang ia kerjakan, Luthfi selalu menjawab bahwa dia sedang bekerja. Dia memberi tahu teman-temannya, bahwa jika mereka ingin membuat CV, dia akan mengajari mereka,” kata ibu Luthfi.
Perjalanan Luthfi menginspirasi orang lain, menunjukkan kekuatan keterampilan nonteknis dalam mencapai tujuan personal dan profesional. Dengan memanfaatkan kecintaannya pada menjahit dan memanfaatkan peluang yang diberikan melalui pelatihan keterampilan nonteknis, Luthfi telah mengambil langkah signifikan dalam meraih impiannya.