Generated by Rank Math SEO, this is an llms.txt file designed to help LLMs better understand and index this website. # Save the Children Indonesia: Berpihak pada Anak ## Sitemaps [XML Sitemap](https://savethechildren.or.id/sitemap_index.xml): Includes all crawlable and indexable pages. ## Laman - [Apakah Kita Benar-Benar Melihat?](https://savethechildren.or.id/festival-pahlawan-anak/apakah-kita-benar-benar-melihat): Ruang Aman Immersive Experience - [Jadwal Acara](https://savethechildren.or.id/festival-pahlawan-anak/jadwal-acara): (function(w,d,s,l,i){w=w||;w.push({'gtm.start': new Date().getTime(),event:'gtm.js'});var f=d.getElementsByTagName(s), j=d.createElement(s),dl=l!='dataLayer'?'&l='+l:'';j.async=true;j.src= 'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id='+i+dl;f.parentNode.insertBefore(j,f); })(window,document,'script','dataLayer','GTM-W9WQ343'); - [Festival Pahlawan Anak](https://savethechildren.or.id/festival-pahlawan-anak): (function(w,d,s,l,i){w=w||;w.push({'gtm.start': new Date().getTime(),event:'gtm.js'});var f=d.getElementsByTagName(s), j=d.createElement(s),dl=l!='dataLayer'?'&l='+l:'';j.async=true;j.src= 'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id='+i+dl;f.parentNode.insertBefore(j,f); })(window,document,'script','dataLayer','GTM-W9WQ343'); - [Registrasi Berhasil!](https://savethechildren.or.id/festival-pahlawan-anak/registrasi-berhasil): Terima kasih telah mendaftar untuk berpartisipasi dalam Festival Pahlawan Anak 2026. Kami akan menghubungi Anda melalui email. Sampai jumpa di festival! - [Registrasi Junk Journaling bersama Quinn Salman](https://savethechildren.or.id/festival-pahlawan-anak/junk-journaling-bersama-quinn-salman): Sampai jumpa di sesi "Membuat Junk Journal bersama Quinn Salman” dalam Festival Pahlawan Anak di Gandaria City Jakarta! - [Citta Mandala](https://savethechildren.or.id/citta-mandala-gallery): These moments capture the spirit of Citta Mandala—an evening where compassion turned into action for Indonesia’s children.Through this curated photo collection, we reflect on a shared commitment to protect children affected by crises, ensuring their right to safety, learning, and dignity.Thank you to every Pahlawan Anak who stood with us. Together, we continue to ensure no child faces crisis alone. - [Home](https://savethechildren.or.id/): Save the Children Indonesia adalah bagian dari gerakan global Save the Children yang memungkinkan kami bekerja sama di lebih dari 110 negara di seluruh dunia, mengembangkan kemitraan dengan organisasi lokal, serta menyediakan pelatihan dan sumber daya untuk membangun dan memberdayakan komunitas, di mana ada anak-anak yang membutuhkannya. - [Karier](https://savethechildren.or.id/karier): Halo! Silakan cek informasi lowongan karier di Save the Children Indonesia di halaman Oracle Recruiting kami. - [Kisah dan Perspektif](https://savethechildren.or.id/kisah-perspektif): No Content - [Kekuatan Perubahan: Kaleidoskop Cerita 2024](https://savethechildren.or.id/kaleidoskop-2024): Sepanjang 2024, Save the Children Indonesia berkolaborasi dengan berbagai organisasi dan badan pemerintah, menjangkau 982.820 individu di 20 provinsi. - [Stories of Changes: A 2023 Kaleidoscope](https://savethechildren.or.id/kaleidoscope-2023): “I wish I could be helpful to others. I don’t want to burden them with my challenges.” - [Kaleidoskop Cerita Perubahan 2023](https://savethechildren.or.id/kaleidoskop-2023): Serangkaian cerita inspiratif – tentang perubahan, kolaborasi, dan perjuangan tidak menyerah terhadap keterbatasan untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak di Indonesia. - [A Kaleidoscope of 2022 Program Stories](https://savethechildren.or.id/kaleidoskop-2022/en): A Kaleidoscope of 2022 Program Stories - [Kaleidoskop Cerita Program 2022](https://savethechildren.or.id/kaleidoskop-2022): Kaleidoskop Cerita Program 2022 - [Aksi Generasi Iklim](https://savethechildren.or.id/aksi-generasi-iklim): Krisis iklim adalah krisis hak anak. - [Komitmen Safeguarding <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia](https://savethechildren.or.id/komitmen-safeguarding): Prioritas utama Save the Children Indonesia  adalah melindungi anak-anak dan orang dewasa, termasuk karyawan, di komunitas tempat kami bekerja,   baik dalam konteks respons kebencanaan, kerja advokasi maupun pelaksanaan program-program Save the Children lainnya. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap individu yang berinteraksi dengan organisasi  merasa aman. Kami menyebut upaya ini sebagai 'Safeguarding'. Komitmen safeguarding kami memastikan bahwa anak-anak dan orang dewasa mendapatkan perlindungan baik dari bahaya yang disengaja maupun tidak disengaja, serta kekerasan yang disebabkan oleh karyawan, mitra atau siapa pun yang bekerja atas nama Save the Children. Jika Anda memiliki kekhawatiran terkait safeguarding, silahkan lihat prosedur pelaporan safeguarding di sini. - [Dewan Organisasi](https://savethechildren.or.id/dewan-organisasi): Susunan Dewan Pembina, Dewan Pengurus, dan Dewan Pengawas Save the Children Indonesia. - [Relawan](https://savethechildren.or.id/relawan): Organisasi kami menyambut baik para individu yang tertarik untuk berkomitmen menjadi relawan kami. Kami membuka banyak peluang menjadi relawan dengan kisaran waktu yang variatif, dari jangka pendek ke tugas jangka panjang. - [Kerja Kami](https://savethechildren.or.id/kerja-kami): Save the Children memiliki ambisi besar dalam jangka panjang untuk anak-anak Indonesia hingga tahun 2030. Kami memiliki tiga inisiatif global untuk anak-anak tahun 2030: bertahan hidup, belajar, dan terlindungi. - [Sejarah Kami](https://savethechildren.or.id/sejarah-kami): Kami adalah bagian dari gerakan global Save the Children yang bekerja di lebih dari 120 negara dan enam benua. - [Siapa Kami](https://savethechildren.or.id/siapa-kami): Save the Children Indonesia adalah bagian dari gerakan global Save the Children yang memungkinkan kami bekerja sama di lebih dari 120 negara di seluruh dunia, mengembangkan kemitraan dengan organisasi lokal, serta menyediakan pelatihan dan sumber daya untuk membangun dan memberdayakan komunitas, di mana ada anak-anak yang membutuhkannya. ## Artikel - [Bertahan di Tengah Gempa: Perjuangan Teman Netra Melindungi Sang Buah Hati di NTT](https://savethechildren.or.id/artikel/perjuangan-keluarga-dengan-disabilitas-netra-pascagempa-ntt): Pagi itu, 15 Agustus 2026, Kota Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, tidak hanya diterpa udara dingin yang menusuk tulang, tetapi juga gempa hebat yang mengguncang kehidupan sebuah keluarga kecil. Roby*(46), seorang pria netra yang sehari-hari membuka klinik pijat, bersama istrinya, Lina*(39), seorang wanita low vision yang berprofesi sebagai guru di SLB Negeri Tenda Ruteng, harus berpacu dengan waktu dan keterbatasan penglihatan demi menyelamatkan bayi mereka yang baru berusia enam bulan, Rio*. - [Festival Pahlawan Anak Resmi Dibuka, Empat Hari Penuh Inspirasi, Hiburan, dan Aktivitas Keluarga](https://savethechildren.or.id/artikel/festival-pahlawan-anak-resmi-dibuka-empat-hari-penuh-inspirasi-hiburan-dan-aktivitas-keluarga): Jakarta, 13 Agustus 2026 — Festival Pahlawan Anak resmi dibuka hari ini di Main Atrium, Gandaria City, Jakarta. Berlangsung dari 13 –16 Agustus 2026, festival ini menghadirkan berbagai kegiatan bagi anak dan keluarga, mulai dari pameran imersif, bincang inspiratif bersama berbagai tokoh, permainan edukatif, hingga pertunjukan musik. Mengusung tema "Act Now, Save Lives", Festival Pahlawan Anak yang menjadi bagian dari perayaan 50 tahun Save the Children Indonesia mengajak masyarakat mengambil aksi nyata dalam membangun ekosistem perlindungan anak yang kuat. - [Merangkai Masa Depan dari Ruang Belajar Sederhana: Perjalanan Orang Muda di Ketapang Mengenali Potensi dan Menyusun Langkah Nyata](https://savethechildren.or.id/artikel/perjalanan-orang-muda-di-ketapang-mengenali-potensi-dan-menyusun-langkah-nyata): Di banyak wilayah pedesaan, orang muda memiliki semangat dan ide, tetapi tidak selalu memiliki akses terhadap pelatihan, pendampingan, dan jaringan yang bisa membantu mereka mengubah ide menjadi langkah nyata. Kondisi ini juga dirasakan oleh sebagian orang muda di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. - [Menembus Sunyi, Merajut Damai: Kisah Rian menjadi Agen Perubahan](https://savethechildren.or.id/artikel/menembus-sunyi-merajut-damai-kisah-rian-menjadi-agen-perubahan): Bagi Rian* (16), seorang remaja tuli, dunia terkadang terasa memiliki sekat yang memisahkan dirinya dengan lingkungan sekitar. Namun, sebuah langkah berani membawanya masuk ke dalam lingkaran Program PEACE FOR ALL, sebuah ruang yang mengubah rasa canggung menjadi sebuah aksi nyata yang penuh inspirasi. - [Momentum Hari Anak Nasional, <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak](https://savethechildren.or.id/artikel/momentum-hari-anak-nasional-save-the-children-indonesia-ajak-semua-pihak-berkolaborasi-melalui-festival-pahlawan-anak): Memperingati Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", Save the Children Indonesia mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem perlindungan anak yang diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Pahlawan Anak pada Agustus mendatang. - [Kolaborasi Uni Eropa dan <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia Perkuat Perlindungan dan Kemandirian Ekonomi Perempuan di Tana Luwu](https://savethechildren.or.id/artikel/kolaborasi-uni-eropa-dan-save-the-children-indonesia-perkuat-perlindungan-dan-kemandirian-ekonomi-perempuan-di-tana-luwu): Tim rombongan meninjau langsung implementasi Program ELEVATE, inisiatif kolaboratif untuk memutus rantai kerentanan berbasis gender di Tana Luwu. - [Orang Muda Ketapang Ambil Peran Jadi Agen Perubahan Cegah Perkawinan Anak](https://savethechildren.or.id/artikel/orang-muda-ketapang-ambil-peran-jadi-agen-perubahan-cegah-perkawinan-anak): Save the Children dan Perkumpulan ULIN, didukung Cargill OneKal, menyelenggarakan pelatihan penguatan orang muda dalam pencegahan perkawinan anak di Ketapang. - [Kelas Baru untuk Tahun Ajaran Baru: Kisah Ihsan* dan Rafi* di Aceh Tamiang](https://savethechildren.or.id/artikel/kelas-baru-untuk-tahun-ajaran-baru-kisah-ihsan-dan-rafi-di-aceh-tamiang): Bangunan sekolah mereka sempat lumpuh diterjang banjir. Namun semangat anak-anak tak pernah runtuh. - [Perkuat Ketahanan Petani Kakao di Kolaka Utara, <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> dan MARS Luncurkan Program Women R.I.S.E.](https://savethechildren.or.id/artikel/perkuat-ketahanan-petani-kakao-di-kolaka-utara-save-the-children-dan-mars-luncurkan-program-women-r-i-s-e): Save the Children Indonesia dan Mars Impact Fund menginisiasi Program Women R.I.S.E. (Resilient & Inclusive Systems for Empowerment) di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. - [Pemkab Ketapang dan Halmahera Utara Berbagi Praktik Baik Bersama KREASI di Konferensi Pendidikan Indonesia](https://savethechildren.or.id/artikel/pemkab-ketapang-dan-halmahera-utara-berbagi-praktik-baik-bersama-kreasi-di-konferensi-pendidikan-indonesia): Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ketapang, Harto, dan Kepala Bappeda Kabupaten Halmahera Utara, Hernefer F. Tjandua, membagikan praktik baik pembangunan pendidikan pada sesi Rembuk Daerah dalam Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 yang berlangsung di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman, pada 1–2 Juli 2026. - [Setelah 31 Tahun Mengandalkan Sungai, Hantoro Kini Punya Jamban Sendiri](https://savethechildren.or.id/artikel/setelah-31-tahun-mengandalkan-sungai-hantoro-kini-punya-jamban-sendiri): Rumah yang ditinggali Hantoro (54) sejak awal memang tidak dilengkapi dengan jamban. Ia telah menetap di rumah tersebut selama 31 tahun, terhitung sejak awal pernikahannya dengan sang istri. Selama itu, sungai di depan rumah adalah satu-satunya pilihan bagi Hantoro dan keluarga untuk mandi, buang air kecil, maupun buang air besar. - [<span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia Gandeng Disnakertrans dan KADIN Jawa Timur Kembangkan Layanan Pengasuhan Anak di Lingkungan Kerja](https://savethechildren.or.id/artikel/bersama-disnakertrans-dan-kadin-jawa-timur-kembangkan-layanan-pengasuhan-anak-di-lingkungan-kerja): Save the Children Indonesia menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur di UPT BLK Surabaya pada Kamis, 2 Juli 2026. Kolaborasi ini bertujuan mendorong pengembangan layanan daycare berkualitas di lingkungan kerja dan sekaligus mencetak tenaga pengasuh anak profesional di Jawa Timur. - [Berkoordinasi dengan Bappeda Ketapang, Cargill OneKal Perkuat Pemberdayaan Komunitas melalui Tiga Program Kemitraan Strategis: <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span>, Perkumpulan Ulin, dan Krealogi](https://savethechildren.or.id/artikel/berkoordinasi-dengan-bappeda-ketapang-cargill-onekal-perkuat-pemberdayaan-komunitas-melalui-tiga-program-kemitraan-strategis-save-the-children-perkumpulan-ulin-dan-krealogi): Save the Children dengan dukungan pendanaan dari Cargill membangun infrastruktur air bersih dan sanitasi di Kabupaten Ketapang. - [Tujuh Bulan Pascabencana Sumatra: Mendampingi Anak dan Keluarga untuk Kembali Pulih](https://savethechildren.or.id/artikel/tujuh-bulan-pascabencana-sumatra): Sejak pekan pertama setelah banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatra, Save the Children Indonesia dan mitra terus mendampingi anak-anak dan keluarga yang terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka serta membantu proses pemulihan hingga sekarang. - [Kran yang Kembali Mengalir: Cerita Alam dan Keluarganya Setelah Banjir](https://savethechildren.or.id/artikel/kran-yang-kembali-mengalir-cerita-alam-dan-keluarganya-setelah-banjir): Tengah hari saat Adzan Dhuhur sedang berkumandang, Alam*, anak usia sekolah dasar, segera meraih sarung lalu bergegas menuju masjid yang hanya berjarak satu rumah dari tempat ia tinggal di Tapanuli Tengah. - [Kolaborasi Lintas Generasi di Kupang: Menenun Sekolah Tangguh Bencana Demi Masa Depan Anak NTT](https://savethechildren.or.id/artikel/menenun-sekolah-tangguh-bencana-demi-masa-depan-anak-ntt): Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim dan bencana alam di Indonesia, kesiapsiagaan menjadi langkah penting untuk melindungi anak-anak dan memastikan keberlangsungan pendidikan. - [Menumbuhkan Ruang Aman yang Setara di Lingkungan Madrasah Tsanawiyah](https://savethechildren.or.id/artikel/menumbuhkan-ruang-aman-yang-setara-di-madrasah-tsanawiyah): Di balik suasana kelas yang tampak tenang, tidak semua anak merasa benar-benar aman dan sejahtera. Temuan dari Programme for International Student Assessment (PISA) (2022) menunjukkan, 17% siswa di Indonesia merasa tidak aman di sekolah. - [<span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> dan Kementerian Agama Perkuat Kesetaraan Gender di Madrasah Tsanawiyah](https://savethechildren.or.id/artikel/bersama-kementerian-agama-perkuat-kesetaraan-gender-di-madrasah-tsanawiyah): Kesetaraan gender tidak dapat diwujudkan hanya melalui aturan, tetapi juga perlu hadir dalam pengalaman belajar sehari-hari. Berangkat dari hal tersebut, Save the Children Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Agama, dengan dukungan pendanaan dari P&G, mengimplementasikan Program We See Equal di sepuluh madrasah tsanawiyah di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur. - [Perkuat Ketahanan Petani Kakao, <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> dan MARS Luncurkan Program Membangun Kemandirian dan Ketangguhan Desa di Sektor Kakao di Sulawesi Tengah](https://savethechildren.or.id/artikel/perkuat-ketahanan-petani-kakao-save-the-children-dan-mars-luncurkan-program-membangun-kemandirian-dan-ketangguhan-desa-di-sektor-kakao-di-sulawesi-tengah): Palu, 18 Juni 2026 – Save the Children Indonesia dan Mars resmi meluncurkan Program Membangun Kemandirian dan Ketangguhan Desa di Sektor Kakao di Palu, Sulawesi Tengah, pada 18 Juni 2026. Inisiatif ini menyasar ketahanan ekonomi rumah tangga petani dan sekaligus memperkuat perlindungan anak di tengah masyarakat petani kakao. - [Pemulihan Pendidikan di SLB Pascabencana: Kisah Azam Kembali Belajar](https://savethechildren.or.id/artikel/pemulihan-pendidikan-di-slb-pascabencana-kisah-azam-kembali-belajar): Enam bulan pascabencana banjir dan longsor melanda Sumatra, banyak anak masih berupaya kembali menjalani rutinitas mereka, termasuk Azam* (12), seorang anak dengan disabilitas intelektual yang bersekolah di salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) terdampak bencana. - [Hanwha Life dan <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia Luncurkan “Future Plus Indonesia” untuk Mengatasi Kerentanan Finansial di Jawa Barat](https://savethechildren.or.id/artikel/hanwha-life-dan-save-the-children-indonesia-luncurkan-future-plus-indonesia-untuk-mengatasi-kerentanan-finansial-di-jawa-barat): Bandung, 10 Juni 2026. Hanwha Life, melalui kemitraan strategis dengan Save the Children Indonesia, hari ini secara resmi meluncurkan 'Future Plus Indonesia: Youth Financial Literacy Program' (Program Literasi Keuangan Remaja) di SBM ITB, Bandung. Inisiatif percontohan selama satu tahun ini dirancang secara khusus untuk menjawab kebutuhan mendesak akan peningkatan edukasi keuangan di kalangan generasi muda Indonesia, khususnya di Jawa Barat, sebuah wilayah yang saat ini menghadapi tantangan signifikan akibat tingginya tingkat judi online dan pinjaman digital ilegal. - [Memecah Senyap Perempuan di Desa: Transformasi Perempuan Melalui Musyawarah Khusus Perempuan](https://savethechildren.or.id/artikel/transformasi-perempuan-melalui-musyawarah-khusus-perempuan): Selama bertahun-tahun, di salah satu desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan, suara perempuan seolah terkunci di balik dinding dapur. Dalam berbagai pertemuan formal desa, kehadiran mereka hanyalah sebagai pelengkap atau ‘pemanis’ protokol yang bertugas menyiapkan konsumsi. - [Mengajarkan Anak Mengenali Batasan Tubuh Sejak Dini](https://savethechildren.or.id/artikel/mengajarkan-anak-mengenali-batasan-tubuh-sejak-dini): “Pipinya gemas sekali,” ujar seseorang sambil menyubit pipi seorang anak, tanpa meminta izin, tanpa bertanya apakah anak itu mau. - [Delegasi Muda Indonesia Suarakan Perspektif Inklusif tentang AI dan Masa Depan Dunia Kerja di Washington DC](https://savethechildren.or.id/artikel/delegasi-muda-indonesia-suarakan-perspektif-inklusif-di-washington-dc): Dua anak muda Indonesia, Aflah dan Nizha, menjadi delegasi dari program Skills to Succeed (S2S) Indonesia dalam forum internasional Leaders of Change: Youth, AI, and the Future of Work yang diselenggarakan oleh program Skills to Succeed Save the Children US pada 13 Mei 2026 di Washington DC. - [<span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia Dorong Kolaborasi untuk Masa Depan Anak di WPP Stream 2026 ](https://savethechildren.or.id/artikel/dorong-kolaborasi-untuk-masa-depan-anak-di-wpp-stream-2026): WPP Stream merupakan forum global yang menghadirkan para pemimpin industri, kreatif, media, teknologi, dan berbagai sektor untuk membahas perubahan budaya, inovasi, serta berbagai isu yang memengaruhi masyarakat dan masa depan dunia saat ini. Forum ini diselenggarakan di berbagai negara dan menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk mendorong lahirnya ide dan solusi baru. - [Bijak Berselancar di Dunia Maya: Kisah Alya*](https://savethechildren.or.id/artikel/kisah-alya-perlindungan-digital-first-click): Alya, 14 tahun, tumbuh besar bersama internet, tetapi belum tahu pentingnya perlindungan digital. Kisah transformasi bersama Program First Click dari Save the Children Indonesia. - [Memastikan Perlindungan Anak dalam Rencana Kebijakan Daycare di Kawasan Industri](https://savethechildren.or.id/artikel/memastikan-perlindungan-anak-dalam-rencana-kebijakan-daycare-di-kawasan-industri): Pemerintah berencanamenghadirkan fasilitas penitipan anak (daycare) di kawasan industri dan pemukiman buruh. Save the Children Indonesia mendukung inisiatif ini karena daycare dapat mendukung kesejahteraan pekerja, khususnya perempuan, sekaligus memastikan anak tetap mendapatkan pengasuhan yang aman dan berkualitas. - [Kepemimpinan Perempuan NTT: Membangun Perdamaian Berkelanjutan Melalui Inisiatif WE NEXUS](https://savethechildren.or.id/artikel/kepemimpinan-perempuan-ntt-membangun-perdamaian-berkelanjutan-melalui-inisiatif-we-nexus): Kupang, 19 Mei 2026. Save the Children Indonesia bersama Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women) dan mitra lokal CIS Timor secara resmi menyelenggarakan lokakarya berbagi pembelajaran, praktik baik, dan evaluasi refleksi Proyek WE NEXUS: Perempuan Berdaya untuk Perdamaian Berkelanjutan yang didanai oleh Pemerintah Korea Selatan melalui KOICA, yang telah dilaksanakan sejak Agustus 2024 hingga Juni 2026. - [Ketika Bencana Tak Hentikan Semangat Belajar, Maudy Ayunda Foundation bersama <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia Hadirkan Ruang Belajar Sementara di Aceh Timur](https://savethechildren.or.id/artikel/maudy-ayunda-foundation-hadirkan-ruang-belajar-sementara-di-aceh-timur): Jakarta, 19 Mei 2026 – Meski banjir di wilayah Aceh dan Sumatera telah berlalu, proses pemulihan anak-anak masih terus berlangsung, termasuk dalam akses pendidikan. Keterbatasan ruang belajar dan terganggunya rutinitas membuat kebutuhan akan lingkungan belajar yang aman dan suportif tetap menjadi hal penting pascabencana. Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah per Februari 2026 mencatat sebanyak 4.922 satuan pendidikan di wilayah Sumatera terdampak bencana, termasuk 3.120 sekolah di Aceh, yang mempengaruhi lebih dari 707.161 murid dan 59.620 guru. Di Aceh, dampak bencana tidak hanya merusak infrastruktur sekolah, tetapi juga mengganggu proses pembelajaran dan ketersediaan sarana belajar, sehingga banyak siswa masih harus belajar dengan fasilitas terbatas. - [Dari Ragu Menjadi Penggerak: Perjalanan Melinda dalam Mewujudkan Sanitasi Layak di Desa](https://savethechildren.or.id/artikel/perjalanan-melinda-dalam-mewujudkan-sanitasi-layak-di-desa): Di sebuah desa pelosok di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, tantangan kesehatan bukan sekadar angka. Waktu tempuh menuju rumah sakit bisa mencapai 4-5 jam perjalanan darat. Jarak ini menjadikan setiap masalah kesehatan sebagai pertaruhan hidup dan mati. - [Dukungan Bantuan Tunai bagi 1.000 Keluarga Terdampak Banjir di Aceh dan Sumatera Utara](https://savethechildren.or.id/artikel/dukungan-bantuan-tunai-bagi-1-000-keluarga-terdampak-banjir-di-aceh-dan-sumatera-utara): Save the Children Indonesia menyalurkan Bantuan Non-Tunai Multiguna (BantuGuna) sebagai bagian dari respons darurat terhadap banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera Utara. Penyaluran ini berlangsung pada April hingga Mei 2026 di Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Tapanuli Tengah. Kegiatan distribusi ini berlangsung pada bulan Mei dan April 2026 di wilayah Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Tapanuli Tengah. - [<span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Fasilitasi Penguatan Kapasitas INDDICA Timor-Leste melalui Kunjungan Pembelajaran di Poltekesos](https://savethechildren.or.id/artikel/fasilitasi-penguatan-kapasitas-inddica-timor-leste): The Institute for Child Rights Defenders (INDDICA), lembaga pemerintah dari Timor-Leste yang berfokus pada perlindungan dan promosi hak anak, melakukan kunjungan lapangan ke Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung sebagai bagian dari penguatan kapasitas dalam advokasi dan supervisi perlindungan anak. Kegiatan ini berlangsung dari 19 - 30 April 2026 di Jakarta dan Bandung. - [Lima Bulan Pascabencana, Semangat Belajar Anak-Anak di Aceh Perlahan Kembali](https://savethechildren.or.id/artikel/lima-bulan-pascabencana-semangat-belajar-anak-anak-di-aceh-perlahan-kembali): “Senang, ada buku-buku sama alat tulis buat ganti yang rusak kena banjir,” ujar Rai* (11), salah satu siswa di Aceh Timur. - [LEGO Dukung Pemulihan Pascabanjir dengan Salurkan 1.000 Paket Mainan Edukatif ke Sekolah Terdampak Banjir di Aceh](https://savethechildren.or.id/artikel/lego-lego-salurkan-1-000-paket-mainan-edukatif): Save the Children bersama LEGO Indonesia dan didukung oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menyalurkan 1.000 paket mainan edukatif (Funpack) kepada anak-anak di wilayah terdampak banjir di Aceh. - [<span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan IJTI untuk Dorong Perlindungan Anak](https://savethechildren.or.id/artikel/sperkuat-kolaborasi-dengan-ijti-untuk-dorong-perlindungan-anak): Pada tanggal 23 April 2026, Save the Children menerima kunjungan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam menyuarakan isu-isu anak di Indonesia. - [Pentingnya Mengajarkan Anak untuk Tidak Menjadi Pelaku Kekerasan Sejak Dini ](https://savethechildren.or.id/artikel/pentingnya-mengajarkan-anak-untuk-tidak-menjadi-pelaku-kekerasan): Selama ini, banyak orang tua berfokus melindungi anak dari berbagai bahaya di luar sana dengan berbagai cara. Seperti memilih lingkungan sekolah anaknya, memilih pergaulan anaknya bahkan memilihkan aktivitas anak agar terhindar dari lingkungan yang tidak baik dan menjadi korban kekerasan. - [English 1 Unite for Sumatra: Sinergi untuk Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor Sumatra](https://savethechildren.or.id/artikel/english-1-unite-for-sumatra-sinergi-untuk-pemulihan-pascabencana-banjir-dan-longsor-sumatra): Inisiatif penggalangan dana dengan tajuk "English 1 Unite for Sumatra" adalah kolaborasi kemanusiaan yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan English 1 Indonesia bersama Save the Children indonesia sebagai mitra penyalur donasi untuk membantu pemulihan pascabenca di wilayah Sumatra. - [Kisah Kepala Madrasah di Nias Utara yang Menggerakkan Literasi Hingga Siswa Berprestasi](https://savethechildren.or.id/artikel/kisah-kepala-madrasah-nias-dalam-program-literasi): Fajar perlahan menyingsing. Kumandang azan dari masjid-masjid memecah sunyi, menyatu dengan udara pagi yang masih dingin. Deru mesin kembali terdengar, menandai dimulainya aktivitas harian. Sepeda motor yang setia menemani Nasir selama belasan tahun menyala perlahan. Bagi Nasir, motor itu bukan sekadar alat transportasi, melainkan saksi perjalanan pengabdian. Setiap goresan dan bunyi mesinnya menyimpan cerita tentang keteguhan, kesabaran, dan pilihan hidup yang ia jalani. - [Lima Tahun Memperkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama Mars Wrigley dan GIZ](https://savethechildren.or.id/artikel/pemberdayaan-perempuan-dan-perlindungan-anak-bersama-mars-wrigley-dan-giz): Upaya mewujudkan ketahanan keluarga dan masyarakat tidak bisa dilepaskan dari perlindungan anak serta pemberdayaan perempuan. Di wilayah penghasil kakao di Sulawesi Selatan, kedua hal ini menjadi fondasi penting dalam membangun komunitas yang lebih adil, aman, dan berdaya. - [Perkuat Rantai Pasok Kakao Berkelanjutan: Save the children indonesia dorong perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan di sulawesi selatan](https://savethechildren.or.id/artikel/perkuat-rantai-pasok-kakao-berkelanjutan-save-the-children-indonesia-dorong-perlindungan-anak-dan-pemberdayaan-perempuan-di-sulawesi-selatan): Makassar, 31 Maret 2026. Save the Children Indonesia menggelar Learning Event sebagai puncak dari rangkaian program perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan di sektor kakao di Sulawesi Selatan. Bertempat di Makassar, acara ini menjadi ajang berbagi pembelajaran dan praktik baik dari pelaksanaan program di Kabupaten Luwu Utara, Luwu Timur, Bone, Wajo, dan Soppeng dalam menciptakan ekosistem rantai pasok kakao yang membantu mendukung kesejahteraan anak dan inklusif bagi perempuan. - [Festival Pesisir Selatan 2026 Tegaskan Kepemimpinan Perempuan dalam Perdamaian dan Ketangguhan Ilim di Timor Tengah Selatan](https://savethechildren.or.id/artikel/festival-pesisir-selatan-2026-tegaskan-kepemimpinan-perempuan-dalam-perdamaian-dan-ketangguhan-ilim-di-timor-tengah-selatan): Kabupaten Timor Tengah Selatan, 27 Maret 2026 - Perwakilan pemerintah, organisasi masyarakat sipil dan komunitas berkumpul di Festival Pesisir Selatan 2026 yang diselenggarakan di Pantai Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) untuk mempromosikan kepemimpinan perempuan dalam perdamaian dan penanggulangan bencana. Mengusung tema “Perempuan Berdaya Untuk Perdamaian Berkelanjutan”, festival yang diselenggarakan oleh CIS Timor, Save the Children, dan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women) dan dilaksanakan pada 27 hingga 29 Maret 2026, memberikan wadah bagi perempuan, orang muda, dan masyarakat untuk mengkampanyekan pentingnya memelihara perdamaian dan kohesi sosial, serta memperkuat resiliensi komunitas dalam menghadapi bencana dan perubahan iklim. - [Waspada Penularan Campak Saat Mudik Lebaran: 5 Cara Melindungi Anak Selama Perjalanan](https://savethechildren.or.id/artikel/waspada-penularan-campak-saat-mudik-lebaran-2026): Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga di Indonesia. Perjalanan pulang kampung menjadi kesempatan berharga untuk berkumpul bersama keluarga besar. Namun di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode mudik, penting bagi orang tua untuk tetap waspada terhadap risiko penularan penyakit menular, salah satunya campak. - [Banjir Aceh Tak Mengurangi Semangat Zahra untuk Tetap Belajar](https://savethechildren.or.id/artikel/banjir-aceh-tak-mengurangi-semangat-zahra-untuk-tetap-belajar): Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November 2025 mengubah kehidupan banyak keluarga dalam waktu singkat. Rumah-rumah rusak, akses jalan terputus, dan ribuan warga terpaksa mengungsi. Di tengah situasi itu, seorang remaja berusia 14 tahun bernama Zahra berusaha mempertahankan satu hal yang paling penting baginya: kesempatan untuk terus belajar. - [Harapan Din* Kembali Tumbuh Pascabencana Banjir Aceh](https://savethechildren.or.id/artikel/harapan-din-kembali-tumbuh-pascabencana-banjir-aceh): “Ma.. Ma.., kok basah ini tilamnya (kasur)?” - [Dukungan Citi Foundation dalam Pembangunan Ruang Belajar Sementara di Sumatra Utara](https://savethechildren.or.id/artikel/dukungan-citi-foundation-dalam-pembangunan-ruang-belajar-sementara-di-sumatra-utara): Ribuan anak di Sumatra masih merasakan dampak banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada November 2025. Selain merusak rumah dan infrastruktur, bencana tersebut juga mengganggu akses pendidikan bagi banyak anak yang sekolahnya terdampak. - [Dukungan Super Indo dalam Pembangunan Ruang Belajar Sementara untuk Anak Terdampak Banjir di Sumatra](https://savethechildren.or.id/artikel/kolaborasi-save-the-children-dan-super-indo-bangun-ruang-belajar-sementara): Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir November 2025 tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur, tetapi juga mengganggu akses pendidikan bagi ribuan anak. - [Citi Foundation Supports ‘<span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia’ Humanitarian Relief for Children and Families Affected by Floods in Sumatra](https://savethechildren.or.id/artikel/citi-foundation-supports-save-the-children-indonesia-humanitarian-relief-for-children-and-families-affected-by-floods-in-sumatra): Citi Foundation, together with Save the Children Indonesia, has distributed post-disaster recovery assistance in Sumatra through humanitarian relief efforts focused on education and child protection. - [Lima Tahun Berdampak: <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> dan Pemkab Luwu Timur Perkuat Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan di Sektor Kakao](https://savethechildren.or.id/artikel/lima-tahun-berdampak-save-the-children-dan-pemkab-luwu-timur-perkuat-perlindungan-anak-dan-pemberdayaan-perempuan-di-sektor-kakao): Kabupaten Luwu Timur, 24 Februari 2026. Di balik kebun-kebun kakao di Luwu Timur, tersimpan sebuah dedikasi panjang selama lima tahun untuk memastikan masa depan yang lebih cerah bagi anak dan perempuan di sana. Hari ini, bertempat di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Save the Children Indonesia bersama Pemerintah Daerah Luwu Timur resmi menutup rangkaian Program Perlindungan Anak di Rantai Pasok Kakao dan Program GrowHer Kakao. - [Transformasi Berkelanjutan di Luwu Utara: Memperkuat Perlindungan Anak dan Kemandirian Ekonomi Perempuan di Sektor Kakao](https://savethechildren.or.id/artikel/transformasi-berkelanjutan-di-luwu-utara-memperkuat-perlindungan-anak-dan-kemandirian-ekonomi-perempuan-di-sektor-kakao): Kabupaten Luwu Utara, 25 Februari 2026. Kabupaten Luwu Utara mencatatkan pencapaian penting dalam upaya pemenuhan hak anak dan pemberdayaan ekonomi keluarga petani kakao. Sejak tahun 2021, kolaborasi antara Save the Children Indonesia dan Perkumpulan Wallacea, dengan dukungan dari MARS, telah menjalankan program Responsible Cocoa Farming untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak. - [Mars Meluncurkan Mars Impact Fund dan Menghibahkan US$3 Juta untuk <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span>](https://savethechildren.or.id/artikel/mars-meluncurkan-mars-impact-fund-dan-menghibahkan-us3-juta-untuk-save-the-children): Hibah ini memperluas kemitraan 14 tahun bersama Save the Children untuk mendukung pengembangan VSLA dan ketahanan komunitas di wilayah penghasil kakao di Indonesia - [Kisah Lala* Bertahan dan Kembali Belajar Setelah Banjir di Aceh](https://savethechildren.or.id/artikel/kisah-lala-bertahan-dan-kembali-belajar-setelah-banjir-di-aceh): Hujan deras yang disertai banjir bandang mengubah hidup Lala* (11) dan keluarganya dalam sekejap. Bersama ayahnya, Baim* (34), ibunya, Risqiqa* (32), dan adik laki-lakinya yang masih berusia tiga tahun, Lala kehilangan rumah, barang-barang berharga, serta usaha keluarga akibat banjir yang menerjang wilayah tempat tinggal mereka di Provinsi Aceh pada akhir November 2025. - [Semangat Nana* untuk Menggapai Cita-citanya Pasca Bencana Banjir Melanda Aceh](https://savethechildren.or.id/artikel/semangat-nana-untuk-menggapai-cita-citanya-pasca-bencana-banjir-melanda-aceh): "Waktu itu hujan deras sudah satu minggu. Air mulai masuk ke rumah itu malam Rabu, habis Maghrib. Awalnya airnya jernih, tapi jam 11 malam air berubah jadi kuning dan arusnya kencang sekali,” kenang Ziah* orang tua Nana. - [Yayasan <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia dan BSI Maslahat Jalin Kerja Sama untuk Dukung Anak-Anak Terdampak Bencana di Sumatra](https://savethechildren.or.id/artikel/yayasan-save-the-children-indonesia-dan-bsi-maslahat-jalin-kerja-sama-untuk-dukung-anak-anak-terdampak-bencana-di-sumatra): Yayasan Save the Children Indonesia resmi menjalin kerja sama dengan BSI Maslahat dalam pengumpulan, pengelolaan, dan penyaluran dana sedekah dan zakat mal secara amanah dan tepat sasaran. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan hak, perlindungan, serta kesejahteraan anak-anak di Indonesia, khususnya mereka yang terdampak bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatra. - [Perjalanan Dimas sebagai Child Campaigner bersama Aksi Generasi Iklim](https://savethechildren.or.id/artikel/perjalanan-dimas-sebagai-child-campaigner-bersama-aksi-generasi-iklim): Dimas (18) tidak menyangka kehidupannya di masa SMK akan menjadi begitu berkesan dan memberi banyak pengalaman. Ia adalah salah satu Child Campaigner dari Jakarta. Awalnya Dimas tidak punya target yang cukup jelas saat memasuki jenjang SMK. Ia hanya ingin memperoleh nilai bagus dan bisa masuk di universitas impiannya. - [Kisah Angki Bertumbuh dalam Lingkungan yang Berpihak pada Anak ](https://savethechildren.or.id/artikel/kisah-angki-bertumbuh-dalam-lingkungan-yang-berpihak-pada-anak): Angki (15) memiliki awal yang sangat baik dalam hidupnya. Ia tumbuh di lingkungan yang mendukung penuh tumbuh kembangnya: rumah, sekolah, dan desa. Semua saling mendukung mengupayakan yang terbaik baginya dan anak-anak lain. - [Kisah Rambu*, Melangkah dalam Lingkungan Sekolah yang Aman](https://savethechildren.or.id/artikel/kisah-rambu-melangkah-dalam-lingkungan-sekolah-yang-aman): Lonceng masuk kelas berbunyi, tanda istirahat usai. Anak-anak berseragam putih merah berlarian masuk ke ruang kelas paling ujung di sekolah. Di bagian belakang kerumunan itu, seorang anak perempuan berlari sambil menyeimbangkan kaki dan tongkat yang menopang langkahnya. - [Harapan Eliawati Menghidupkan Pendidikan di Sumba](https://savethechildren.or.id/artikel/harapan-eliawati-menghidupkan-pendidikan-di-sumba): Pagi itu, usai senam bersama, belasan anak-anak usia 3–5 tahun berbaris rapi di lorong sebuah bangunan sederhana. Di depan pintu, Eliawati (50) menyambut mereka satu per satu. Sambil berjongkok, ia meminta setiap anak memilih sendiri salam mereka: peluk, tos, atau jabat tangan. Begitu salam diberikan, setiap anak memasuki ruangan, siap untuk belajar sambil bermain. - [Memori Baik untuk Masa Depan Anak ](https://savethechildren.or.id/artikel/memori-baik-untuk-masa-depan-anak): Bagi Sara* (34 tahun) dan suami, bertengkar di depan anak-anak sempat menjadi hal biasa. Namun mereka kini membesarkan anak-anak dengan empati. Mereka hanya ingin menciptakan memori baik dalam kehidupan anak-anak. - [Membaca Buku, Membuka Masa Depan: Kisah Yabbu* dan Umbu* ](https://savethechildren.or.id/artikel/membaca-buku-membuka-masa-depan-kisah-yabbu-dan-umbu): Yabbu* (10 tahun) tahu dia belum bisa membaca walau sudah kelas tiga Sekolah Dasar (SD). Ia kerap merasa malu karena sebagian besar teman-teman kelasnya sudah lancar membaca. Sementara itu, ia masih terbata-bata menggabung huruf menjadi kata. - [Langkah Nyata untuk Bumi: Kolaborasi Hyundai & <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Berhasil Selamatkan 29 Ton Sampah Plastik di Jakarta](https://savethechildren.or.id/artikel/kolaborasi-hyundai-save-the-children-selamatkan-29-ton-sampah-plastik): Jakarta, 27 Januari 2026 – Sebanyak 29 ton sampah plastik resmi “keluar” dari jalur pencemaran lingkungan Jakarta melalui inisiatif Hyundai Continue, sebuah aktivitas Creating Shared Value (CSV) yang berfokus pada penciptaan dampak sosial sebagai bagian dari komitmen Hyundai sebagai anggota masyarakat Indonesia. - [Perjuangan Hana* Menembus Banjir Bandang di Aceh Tamiang ](https://savethechildren.or.id/artikel/perjuangan-hana-menembus-banjir-bandang-di-aceh-tamiang): Banjir bandang yang menerjang sebagian wilayah Aceh Tamiang meninggalkan dampak yang begitu dahsyat, tak terkecuali bagi anak-anak. Di tengah genangan lumpur yang masih tersisa, Hana* (14) menuturkan kisahnya bertahan hidup saat air tiba-tiba mengepung lingkungan pesantren tempatnya menimba ilmu. - [Pemulihan pendidikan dimulai dari dukungan psikososial bagi para guru di tapanuli tengah](https://savethechildren.or.id/artikel/pemulihan-pendidikan-dimulai-dari-dukungan-psikososial-bagi-para-guru-di-tapanuli-tengah): Bencana banjir dan longsor yang melanda Pulau Sumatra menyisakan dampak psikologis yang berat bagi para guru. Sebagai bagian dari masyarakat terdampak, mereka kehilangan rasa aman, menghadapi ketidakpastian, dan mengalami stres, namun tetap diharapkan hadir di ruang kelas untuk mengajar dan menopang emosi murid-murid yang juga mengalami dan melewati situasi sulit.   - [Menciptakan Ruang Aman dan Dukungan Psikososial bagi Anak dan Remaja Melalui Seni](https://savethechildren.or.id/artikel/menciptakan-ruang-aman-melalui-seni): Masalah kesehatan mental di kalangan anak dan remaja ibarat fenomena gunung es, di mana kenyataannya jauh lebih besar dibanding yang tampak di permukaan. Survei Kesehatan Mental Remaja Nasional-Indonesia (I-NAMHS) tahun 2022 menunjukkan, 1 dari 3 remaja di Indonesia, atau setara dengan 15,5 juta remaja, memiliki masalah kesehatan mental. - [Yayasan <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia Perkuat Dukungan Psikososial Pascabencana melalui Bimbingan Teknis di Banda Aceh](https://savethechildren.or.id/artikel/yayasan-save-the-children-indonesia-perkuat-dukungan-psikososial-pascabencana-melalui-bimbingan-teknis-di-banda-aceh): Save the Children Indonesia menyelenggarakan Bimbingan Teknis Dukungan Psikososial (Psychosocial Support/PSS) bagi para widyaprada—tenaga pengembang pembelajaran, di Banda Aceh pada 22–24 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas peserta, sebagai pemangku kepentingan, dalam memberikan dukungan kesehatan jiwa dan psikososial kepada anak-anak serta keluarga terdampak bencana banjir dan longsor. - [<span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia Dorong Upaya Pendidikan Darurat untuk Anak Terdampak Bencana di Aceh Tamiang](https://savethechildren.or.id/artikel/dorong-upaya-pendidikan-darurat-di-aceh-tamiang): Pendidikan merupakan hak dasar anak yang harus dipenuhi meski dalam situasi krisis seperti bencana banjir dan longsong yang terjadi di Sumatra termasuk di Aceh Tamiang. Save the Children Indonesia mendorong upaya pendidikan dalam situasi darurat melalui dukungan psikososial, pelindungan di tengan situsi paskabencana, dan mengembalikan anak-anak ke sekolah secepat mungkin. - [Pelukan dari Aceh Tamiang: Catatan Seorang Pekerja Kemanusiaan](https://savethechildren.or.id/artikel/pelukan-dari-aceh-tamiang-catatan-seorang-pekerja-kemanusiaan): Setelah enam hari bekerja di Aceh Tamiang, sore itu di Lintang Bawah, Aceh Tamiang saya akhirnya menangis. “Abang jangan nangis. Kami sudah kering air mata,” kata ibu di hadapan saya. Ia berdiri di depan puing-puing rumahnya. Tidak ada lagi dinding, tidak ada perabot. Hanya lumpur tebal yang belum sepenuhnya kering. - [Respons Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang: Dukungan Kesehatan bagi Kelompok Lansia dan Anak-Anak](https://savethechildren.or.id/artikel/respons-banjir-dan-longsor-di-aceh-tamiang): Banjir besar yang melanda wilayah Sumatra pada akhir November 2025 mengakibatkan kerusakan parah pada infrastruktur dan perumahan warga, termasuk di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Di salah satu desa, ketinggian air mencapai atap rumah, memaksa warga mengungsi ke titik aman dengan peralatan seadanya. - [<span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia Percepat Bantuan Darurat untuk Anak-Anak dan Keluarga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumatra Utara](https://savethechildren.or.id/artikel/save-the-children-indonesia-percepat-bantuan-darurat-untuk-anak-anak-dan-keluarga-terdampak-banjir-dan-longsor-di-aceh-dan-sumatra-utara): Hujan deras yang turun tanpa henti sejak 26 November 2025 memicu banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Dalam hitungan jam, permukiman berubah menjadi lautan air. Akses jalan terputus, jembatan rusak, dan ribuan keluarga terpaksa meninggalkan rumah tanpa sempat menyelamatkan banyak barang. - [Menghidupkan Semangat Anak Lewat Child-friendly Space di Pengungsian Tapanuli Tengah dan Sibolga](https://savethechildren.or.id/artikel/child-friendly-space-di-pengungsian-tapanuli-tengah-dan-sibolga): Sekitar 300 anak, termasuk balita, kini tinggal sementara di salah satu pusat pengungsian di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Mereka datang dari berbagai wilayah sekitar. Sudah lebih dari sepekan mereka berada di pengungsian setelah hujan deras yang memicu banjir dan longsor pada Selasa, 25 November 2025. - [Banjir & Longsor Pulau Sumatra: 1,1 Juta Jiwa Mengungsi, <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Distribusikan 500 Paket Hunian & Bahan Makanan](https://savethechildren.or.id/artikel/banjir-longsor-pulau-sumatra-11-juta-jiwa-mengungsi-save-the-children-distribusikan-500-paket-hunian-bahan-makanan): Jakarta, 2 Desember 2025.  Banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan dampak kemanusiaan yang semakin mengkhawatirkan. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 2 Desember 2025 mencatat 3,2 juta jiwa terdampak, 1,1 juta jiwa mengungsi, 659 orang meninggal dunia, dan 475 orang masih hilang. Ribuan anak menjadi kelompok paling rentan dalam situasi ini, kehilangan tempat tinggal, terisolasi, dan memiliki keterbatasan akses ke bantuan dasar. - [Ribuan Anak Terdampak dari Banjir & Longsor Pulau Sumatra ](https://savethechildren.or.id/artikel/ribuan-anak-terdampak-dari-banjir-longsor-pulau-sumatra): Hujan deras yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat beberapa hari terakhir memicu banjir besar dan longsor yang menyebabkan situasi darurat kemanusiaan. Catatan Badan Penanggulangan Bencana Aceh menunjukkan bahwa sejak 18–27 November 2025 sedikitnya 33.817 KK/119.988 jiwa terdampak, dengan tambahan 6.998 KK/20.759 jiwa di wilayah lain. Di antara mereka terdapat ribuan anak yang kini ikut mengungsi dan kehilangan rasa aman.  - [Banjir Longsor Aceh Sumut: Ribuan Anak Terdampak, <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Siapkan Bantuan Selimut dan Perlengkapan Hunian Sementara](https://savethechildren.or.id/artikel/banjir-longsor-aceh-sumut): Jakarta, 28 November 2025. Hujan deras di sejumlah daerah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat beberapa hari terakhir menyebabkan setidaknya 90 orang meninggal dunia, 3 diantaranya adalah anak-anak, dan puluhan lainnya dilaporkan masih hilang. Data Badan Penanggulangan Bencana Aceh menyebutkan selama periode 18 November 2025 pukul 07.00 WIB hingga 27 November 2025 pukul 16.00 WIB terdampak 33.817 KK/119.988 Jiwa dan 6.998 KK/20.759 jiwa termasuk diantaranya adalah ribuan anak-anak yang turut mengungsi.  - [Puncak Kampanye Nasional Aksi Generasi Iklim 2025](https://savethechildren.or.id/artikel/puncak-kampanye-nasional-aksi-generasi-iklim-2025): Suasana panggung yang berkelip lembut menyambut setiap langkah para Child Campaigner Aksi Generasi Iklim (AGI) 2025 pada acara puncak kampanye yang digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Dengan mengusung tema “Aku, Kamu, Kita adalah Bumi”, Save the Children Indonesia menghadirkan anak dan orang muda yang telah melalui proses penguatan kapasitas sebagai agen perubahan, membawa suara serta aksi nyata untuk mendorong upaya bersama dalam menghadapi krisis iklim. - [Program KREASI Raih Mohammad Syafei Award 2025](https://savethechildren.or.id/artikel/kreasi-raih-mohammad-syafei-award-2025): Program KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia) yang dijalankan oleh Save the Children Indonesia, berhasil meraih penghargaan Mohammad Syafei Award 2025. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Pendiri Yayasan Guru Belajar, Najeela Shihab, kepada Chief of Party KREASI, Alifah Sri Lestari, pada Minggu, 12 Oktober 2025.  - [Bersama Lindungi Anak di Dunia Maya: <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Dukung Peluncuran Tunas Digital bersama Kemkomdigi](https://savethechildren.or.id/artikel/peluncuran-tunas-digital): Situs Tunasdigital.id resmi diluncurkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam acara bertajuk “Aman dan Sehat Digital Sejak Dini” yang digelar di Blok M Hub pada 1 November 2025 di Jakarta. Situs ini menjadi salah satu upaya perlindungan baru untuk anak-anak Indonesia. Dirancang dengan pendekatan interaktif, situs ini ditujukan untuk membantu orang tua mendampingi anak saat berinteraksi di dunia maya. - [Program EMPOWER Berakhir dengan Capaian Signifikan, Perkuat Sistem Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Ekonomi di Bone, Soppeng, dan Wajo](https://savethechildren.or.id/artikel/capaian-akhir-program-empower-fase-2): Wajo, 29 Oktober 2025. Setelah kurang lebih dua tahun menjalankan program fase 2, Program EMPOWER: Cocoa Communities to Promote Child Well-Being yang diimplementasikan oleh Save the Children Indonesia dan didukung oleh Cargill, secara resmi berakhir dengan sejumlah capaian signifikan.  - [Dialog Anak dengan Gubernur NTT, 16 Anak Suarakan Isu Kesetaraan dan Perlindungan](https://savethechildren.or.id/artikel/dialog-anak-dengan-gubernur-ntt-16-anak-suarakan-isu-kesetaraan-dan-perlindungan): Dialog Anak dengan Gubernur ini merupakan bagian dari tindak lanjut program yang telah dijalankan oleh Save the Children Indonesia di Jakarta dan NTT. - [Konsultasi Publik Renstra DPKO Sumba Barat 2025-2029: Kolaborasi untuk Masa Depan Pendidikan Anak](https://savethechildren.or.id/artikel/renstra-dpko-sumba-barat-2025): Pemerintah Kabupaten Sumba Barat melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (DPKO) bersama Save the Children dan sejumlah mitra pembangunan menggelar Workshop Konsultasi Publik Rencana Strategis (Renstra) DPKO Periode 2025–2029 di Aula Kantor Bupati Sumba Barat pada hari Rabu 9 Oktober 2025.  - [Kolaborasi <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> dengan Konser JUMBO: Rayakan Keajaiban Musik untuk Anak Indonesia ](https://savethechildren.or.id/artikel/kolaborasi-dengan-konser-jumbo): Tepat pada Hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2025, Konser JUMBO sukses digelar dengan meriah. Konser ini tidak hanya menghadirkan penampilan musisi papan atas seperti Laleilmanino, Maliq & D’Essentials, Vina Panduwinata, dan RAN, tetapi juga para pengisi suara film JUMBO, yaitu Prince Poetiray, Quinn Salman, Ariel “NOAH”, Bunga Citra Lestari, Rachel Amanda, dan Aci Resti.  - [<span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia Gelar Staff Week 2025 untuk Tingkatkan Kapasitas dan Kompetensi ](https://savethechildren.or.id/artikel/staff-week-2025): Save the Children berkomitmen untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak untuk hidup sehat, belajar, dan dilindungi. Untuk dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi anak-anak di Indonesia, peningkatan kapasitas dan kompetensi individu menjadi kunci utama. Berangkat dari komitmen tersebut, Save the Children Indonesia menyelenggarakan rangkaian kegiatan Staff Capacity Building dalam momentum Staff Week yang berlangsung pada 22–30 September 2025.  - [<span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia Gelar Leadership Program untuk Perkuat Kapasitas Pemimpin](https://savethechildren.or.id/artikel/save-the-children-indonesia-gelar-leadership-program-untuk-perkuat-kapasitas-pemimpin): Save the Children Indonesia  menyelenggarakan Leadership Program pada 22–24 September 2025 di The Tribrata Hotel, Jakarta Selatan. Program ini merupakan bagian dari Learning Week sekaligus komitmen organisasi dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan staf di tengah fase transisi menjadi Full Member Save the Children Association.  - [<span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia Dorong Aksi Iklim dan Ekonomi Sirkular di Peringatan Bulan PRB 2025  ](https://savethechildren.or.id/artikel/peringatan-bulan-prb-2025): Dalam rangka Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2025, Save the Childer Indonesia berpartisipasi sebagai pembicara dengan tema kegiatan “Peran Forum dalam Memperkuat Komunikasi dan Koordinasi Multipihak untuk Membangun Ketangguhan Bencana”. Acara ini diselenggarakan oleh Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Pendopo Walikota Mojokerto pada tanggal 1-3 Oktober 2025.  - [Belajar Setara dari Forum Anak Desa ](https://savethechildren.or.id/artikel/belajar-setara-dari-forum-anak-desa): Stereotip gender sering kali memicu ketidaksetaraan yang berdampak negatif pada perempuan, terutama anak-anak. Hal ini menghambat mereka untuk mengembangkan karakter positif, seperti rasa percaya diri dan kemampuan untuk mengutarakan pendapat. Akibatnya, banyak dari mereka terbelenggu dalam situasi yang membatasi potensi mereka.  - [We Nexus Bentuk Kelompok Kerja Perdamaian dan Forum Kewaspadaan Dini](https://savethechildren.or.id/artikel/we-nexus-bentuk-kelompok-kerja-perdamaian-dan-forum-kewaspadaan-dini): Sepanjang Mei hingga Juni lalu, We Nexus menginisiasi pembentukan Pokja (Kelompok Kerja) Perdamaian yang sekaligus Forum Kewaspadaan Dini di tujuh desa di Kabupaten Kupang dan Timor Tengah Selatan (TTS). We Nexus adalah program pemberdayaan perempuan untuk perdamaian berkelanjutan yang dilaksanakan di Kabupaten Kupang dan TTS dari Agustus 2024 hingga Juni 2026. Program ini didanai oleh KOICA melalui UN Women dan diimplementasikan oleh Save the Children bersama CIS Timor.   - [Tumbuh Bersama melalui VSLA Tunas Baru](https://savethechildren.or.id/artikel/tumbuh-bersama-melalui-vsla-tunas-baru): Berkat VSLA yang diinisiasi Save the Children dan mitra, Sukur bisa kembali melanjutkan usaha sebagai pengepul kakao. - [Perencanaan Keuangan Melalui VSLA Mawar Lebbae](https://savethechildren.or.id/artikel/perencanaan-keuangan-melalui-vsla-mawar-lebbae): "Selama ini kalau ada uang selalu saja habis. Itu karena kami serampangan dan tidak disiplin dalam mengelola keuangan,” ungkap Rohani. - [Pembibitan dan Pertanian Ramah Lingkungan untuk Keberlanjutan ](https://savethechildren.or.id/artikel/pembibitan-dan-pertanian-ramah-lingkungan-untuk-keberlanjutan): “Ada banyak orang yang menjadi petani karena tidak ada pilihan. Lalu mereka bekerja di kebun dengan beban dan ingin hasil cepat." - [Merajut Harapan Lewat VSLA Sindintowe ](https://savethechildren.or.id/artikel/merajut-harapan-lewat-vsla-sindintowe): Di tengah tantangan keterbatasan akses modal dan sulitnya memperoleh pupuk bersubsidi, petani kakao di Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, menemukan harapan baru melalui program Village Saving and Loan Association (VSLA) atau kelompok simpan pinjam desa yang mereka beri nama Sindintowe, yang berarti kasih yang bersinar.  - [Kelompok Tani Muda Buyu Mbuko: Menanam Bibit, Menanam Masa Depan ](https://savethechildren.or.id/artikel/kelompok-tani-muda-buyu-mbuko): Aroma daun kakao muda menyambut siapa pun yang mendekat ke bangunan sederhana tempat pembibitan kakao di salah satu desa di Kecamatan Puselemba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Bangunan tersebut berukuran 3x6 meter, terletak di pekarangan rumah. Di dalamnya, ribuan bibit kakao dalam polybag hitam tertata rapi, menunggu giliran untuk dijual.   - [Peluncuran Website SAPA 129 di Malam Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak](https://savethechildren.or.id/artikel/peluncuran-website-sapa-129): Acara Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2025 telah sukses diselenggarakan pada 8 Agustus 2025 di Jakarta. Sejak 2011, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) secara konsisten memberikan penghargaan kepada kabupaten dan kota yang menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak di wilayah masing-masing. - [4 Pemuda Indonesia Dorong Kolaborasi Menuju Industri 5.0 di Acara Leaders of Change](https://savethechildren.or.id/artikel/4-pemuda-indonesia-dorong-kolaborasi-menuju-industri-5-0-di-acara-leaders-of-change): Empat perwakilan orang muda Indonesia berpartisipasi dalam acara Leaders of Change 2025, sebuah forum internasional yang mempertemukan Youth Ambassador dari tujuh negara untuk membahas masa depan keterlibatan orang muda dalam program ketenagakerjaan di era Industri 5.0. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif global Skills to Succeed (S2S), program Save the Children yang membekali orang muda dengan keterampilan, peluang, dan jaringan yang relevan dengan pasar kerja.  - [Kolaborasi Seni dan Kemanusiaan di ArtMoments 2025 ](https://savethechildren.or.id/artikel/kolaborasi-seni-dan-kemanusiaan-di-artmoments-2025): Save the Children Indonesia hadir sebagai charity partner sekaligus exhibitor dalam pameran seni bergengsi ArtMoments Jakarta 2025, yang diselenggarakan di Agora Exhibition Hall, Jakarta Pusat. Mengangkat tema Restoration, edisi tahun ini merayakan seni sebagai upaya pemulihan dan refleksi kolektif—nilai yang sejalan dengan misi Save the Children dalam memperjuangkan hak-hak anak melalui kolaborasi lintas sektor.   - [Menghidupkan Harapan Lewat Seni: <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Hadirkan Pesan Perlindungan Anak di ArtMoments 2025](https://savethechildren.or.id/artikel/menghidupkan-harapan-lewat-seni-save-the-children-hadirkan-pesan-perlindungan-anak-di-artmoments-2025): Save the Children hadir dalam ArtMoments 2025 untuk mengajak lebih banyak masyarakat terlibat dalam menciptakan perubahan nyata bagi kehidupan anak-anak di Indonesia. - [<span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> dan Hotel Novotel Bogor Ajak Keluarga Dukung Hak Anak](https://savethechildren.or.id/artikel/novotel-bogor-kolaborasi-dukung-hak-anak): Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional dan Hari Anak Internasional, Save the Children Indonesia berkolaborasi dengan Novotel Bogor menghadirkan kegiatan edukatif dan menyenangkan. Kegiatan ini berlangsung selama musim liburan sekolah di Novotel Bogor, Jawa Barat, menyasar para tamu hotel terutama keluarga dengan anak-anak, sekaligus memperkenalkan pemenuhan hak anak serta kegiatan di Komunitas Pahlawan Anak (KPA) kepada publik yang lebih luas.  - [Sehari Bermain Bersama Anak: Peluncuran Kampanye Nasional Aksi Generasi Iklim 2025](https://savethechildren.or.id/artikel/peluncuran-aksi-generasi-iklim-2025): Suasana meriah dan penuh semangat anak-anak mewarnai peluncuran resmi Aksi Generasi Iklim (AGI) 2025 yang digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada tanggal 26 Juli, 2025. Melalui kegiatan bertajuk “Sehari Bermain Bersama Anak”, Save the Children Indonesia mengajak anak-anak dan keluarga turut serta dalam kampanye nasional untuk meningkatkan kesadaran dan ketangguhan anak dalam menghadapi krisis iklim.  - [HAN 2025 Bersama Kemensos: Belajar Iklim Jadi Menyenangkan Lewat Permainan Anak ](https://savethechildren.or.id/artikel/han-2025-bersama-kemensos-belajar-iklim-jadi-menyenangkan-lewat-permainan-anak): Dalam semarak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial di Graha Aneka Bakti (28/07), Jakarta, Save the Children Indonesia turut berpartisipasi melalui kehadiran booth edukatif yang dirancang khusus untuk anak-anak. Bertemakan “Anak Hebat, Indonesia Kuat”, perayaan HAN tahun ini diikuti oleh lebih dari 600 anak dari berbagai daerah, termasuk anak-anak penyandang disabilitas.  - [Sehari Bermain Bersama Anak: Kolaborasi Lintas Sektor Kembali Digaungkan Menuju Aksi Generasi Iklim 2025](https://savethechildren.or.id/artikel/sehari-bermain-bersama-anak-kolaborasi-lintas-sektor-kembali-digaungkan-menuju-aksi-generasi-iklim-2025): Save the Children Indonesia bersama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, didukung oleh   The LEGO Group dan LEGO Foundation, menyelenggarakan Sehari Bermain Bersama Anak dalam rangka Kick Off Aksi Generasi Iklim. Kegiatan ini merupakan bagian dari Aksi Generasi Iklim 2025 dan juga rangkaian peringatan Hari Anak Nasional. Inisiatif ini mendorong anak, orang muda, dan pemangku kepentingan untuk lebih sadar, peduli, dan terlibat dalam upaya menghadapi dampak krisis iklim. - [Hari Anak Nasional: Anak Indonesia Belum Aman dari Kekerasan, <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Imbau Penguatan Perlindungan Anak di Semua Lini.](https://savethechildren.or.id/artikel/hari-anak-nasional-anak-indonesia-belum-aman-dari-kekerasansave-the-children-imbau-penguatan-perlindungan-anak-di-semua-lini): Jakarta, 23 Juli 2025.  Di momen Hari Anak Nasional 2025, Save the Children Indonesia kembali menegaskan bahwa anak-anak di Indonesia masih berada dalam situasi yang tidak aman dari kekerasan.  1 dari 2  anak usia 13–17 tahun pernah mengalami kekerasan fisik, psikis, atau seksual sepanjang hidup mereka. Kasus-kasus yang mencuat ke publik hanyalah sebagian kecil dari kenyataan yang terjadi setiap hari. - [Reva* dan Harapannya di Tengah Kemarau Panjang dan Letusan Lewotobi ](https://savethechildren.or.id/artikel/reva-dan-harapannya-di-tengah-kemarau-panjang-dan-letusan-lewotobi): Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur pada 7 Juli 2025 kembali mengguncang kehidupan warga, hanya berselang beberapa bulan sejak letusan besar yang terjadi pada akhir tahun lalu. Bagi Reva*, seorang anak perempuan berusia 11 tahun, ini bukanlah pengalaman baru.  - [Air Tercemar Usai Erupsi Gunung Lewotobi, <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Siapkan Bantuan Air Bersih untuk Anak-Anak Terdampak.](https://savethechildren.or.id/artikel/air-tercemar-usai-erupsi-gunung-lewotobi-save-the-children-siapkan-bantuan-air-bersih-untuk-anak-anak-terdampak): Gunung Lewotobi Laki-laki kembali mengalami erupsi besar pada Senin, 7 Juli 2025 pukul 11.05 WITA. Sebanyak 7.724 warga Flores Timur di sekitar gunung masih mengungsi hingga hari ini karena letusan berkelanjutan. Sementara itu, warga dari beberapa desa sekitarnya di Kabupaten Sikka juga ikut terdampak akibat abu vulkanik yang mencemari sumber air dan merusak fasilitas sanitasi. Berdasarkan temuan tim CIS Timor dan Save the Children Indonesia di lokasi, setidaknya ada dua desa di Kabupaten Sikka yang mengalami kesulitan air bersih. ## Buletin - [Buletin October 2025](https://savethechildren.or.id/buletin/buletin-october-2025) - [Buletin April 2025](https://savethechildren.or.id/buletin/buletin-april-2025) - [Buletin Desember 2024](https://savethechildren.or.id/buletin/buletin-desember-2024) - [Buletin September 2024](https://savethechildren.or.id/buletin/september-2024): Beragam kabar dan cerita perubahan inspiratif dari program, respons, kampanye, dan aktivitas Save the Children Indonesia bersama mitra di berbagai provinsi. - [Buletin Juli 2024](https://savethechildren.or.id/buletin/juli-2024) - [Buletin Mei 2024](https://savethechildren.or.id/buletin/mei-2024): Sorotan dan rangkuman cerita dari program, respons, kampanye, dan aktivitas Save the Children Indonesia dan mitra di berbagai provinsi. - [Buletin Maret 2024](https://savethechildren.or.id/buletin/maret-2024): Sorotan dan rangkuman cerita dari program, respons, kampanye, dan aktivitas Save the Children Indonesia di berbagai provinsi - [Buletin Desember 2023](https://savethechildren.or.id/buletin/buletin-desember-2023) - [Buletin September 2023](https://savethechildren.or.id/buletin/buletin-september-2023): Sorotan dan rangkuman cerita dari program, respons, kampanye, dan aktivitas Save the Children Indonesia di berbagai provinsi. - [Buletin Juli 2023](https://savethechildren.or.id/buletin/buletin-juli-2023): Sorotan dan rangkuman cerita dari program, respons, kampanye, dan aktivitas Save the Children Indonesia di berbagai provinsi. ## Stories - [Sharing Responsibility, Harvesting Benefits: How a Simple Savings Box is Empowering Women in South Sulawesi](https://savethechildren.or.id/stories/sharing-responsibility-harvesting-benefits-how-a-simple-savings-box-is-empowering-women-in-south-sulawesi): There's a nondescript gray box, its security reliant on three padlocks, each key held by a different person, and the box itself residing in yet another member's home. Despite its resemblance to a piggy bank, they affectionately call it a safe. This is the practical application of collective self-managed savings through the Village Saving Loan Association (VSLA), a straightforward system that allows members to save, borrow without interest, and significantly improve their understanding of financial literacy. - [Voluntary: An Essential Principle of Meaningful Child Participation](https://savethechildren.or.id/stories/voluntary-an-essential-principle-of-meaningful-child-participation): Children and Youth Advisory Network (CYAN), an advisory body consist of children and youth aged 15-24 years old under Save the Children Indonesia, was established in 2020. They developed the structure as a platform for children and young people to develop and participate in child participation program. - [Alisya Chases Dreams and Learns Entrepreneurship in the Midst of Hearing Impairment ](https://savethechildren.or.id/stories/alisya-chases-dreams-and-learns-entrepreneurship-in-the-midst-of-hearing-impairment): Alisya (18), a regional champion runner with a hearing impairment, is a graduate of a Special School (SLB) in West Java. In 2024, she and her mother participated in the entrepreneurship assistance wing of the Skills to Succeed Program, where they successfully launched a spice-based powdered drink business. This initiative is a continuation of the skills training Alisya had previously completed. - [Breaking Free from “Barcode”, Finding Solutions through SPARC Counselling ](https://savethechildren.or.id/stories/breaking-free-from-barcode-finding-solutions-through-sparc-counselling): Kayla*, not her real name, 14 years old, at first glance looks like a typical teenager. Calm, not talkative, yet friendly. Kayla is currently in IX grade or the last level of junior high school. The world of adolescence which should have been joyful, turns out to be full of twists and turns. Even more, it had pushed her to self-harm. - [Hope in the midst of a crisis: <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span>’s humanitarian mission throughout 2024 ](https://savethechildren.or.id/stories/hope-in-the-midst-of-a-crisis-save-the-childrens-humanitarian-mission-throughout-2024): In the midst of disasters that hit various regions in 2024, Save the Children and various partners are present toprovide assistance , especially for affected children and families, through a series of quick and directed responses.  - [Joint Declaration and Aksi Generasi Iklim Manifesto 2024: Strengthening the Role of Children and Young People in Responding to the Climate Crisis ](https://savethechildren.or.id/stories/joint-declaration-and-aksi-generasi-iklim-manifesto-2024-strengthening-the-role-of-children-and-young-people-in-responding-to-the-climate-crisis): The climate crisis has become a global challenge whose impact is felt directly by various levels of society, including children and the younger generation in Indonesia. Children have the right to live, grow, learn, and dream without the threat of the climate crisis.   - [<span class="no-wrap-brand">Save the Children</span>, Cargill, and CIS Timor Collaborate to Prioritize Assistance for Children and Families of Lewotobi Laki-Laki Eruption Survivors](https://savethechildren.or.id/stories/save-the-children-cargill-and-cis-timor-collaborate-to-prioritize-assistance-for-children-and-families-of-lewotobi-laki-laki-eruption-survivors): After the eruption of the Lewotobi Laki volcano on November 3-4, 2024, thousands of residents were temporarily trapped due to the storm and local power outages. This condition hampered the evacuation efforts of the residents. There are three sub-districts in East Flores Regency that are most severely affected, namely; Wulanggitang has 6 villages, Ile Bura has 4 villages, and Titehena has 4 villages.  - [Uniting Voices: Children at the Forefront of the Climate Crisis Campaign](https://savethechildren.or.id/stories/uniting-voices-children-at-the-forefront-of-the-climate-crisis-campaign): "Today we are experiencing a climate crisis, and those most affected are vulnerable groups, especially children and young people. However, these groups also can become initiators. This premise is what makes us Child Campaigners choose to respond to this climate crisis by conducting a campaign," said Doni (23), Child Campaigner Bali Save the Children Indonesia.   - [Ovin and Markus: A Story of Youth Fighting against Child Marriage](https://savethechildren.or.id/stories/ovin-and-markus-a-story-of-youth-fighting-against-child-marriage): Ovin and Markus took the challenge to address the pressing issue of Child, Early, and Forced Marriages in their community. - [Stories from Two Families: Adi and Vita’s Journeys Toward Equality at Home](https://savethechildren.or.id/stories/stories-from-two-families-adi-and-vitas-journeys-toward-equality-at-home): Adi and Vita, two parents from different families, share how the We See Equal program helped them build warmer, more equal relationships with their children through better parenting. - [The Importance of Social Support: Eli’s Struggle to Provide Exclusive Breastfeeding ](https://savethechildren.or.id/stories/the-importance-of-social-support-elis-struggle-to-provide-exclusive-breastfeeding): Eli, a mother of three in West Bandung, is increasingly confident in her decision to exclusively breastfeed. She learned from her experience with her first two children and from her experience attending the Emo-Demo session. - [Guiding Lights of Change in a Remote Area of West Kalimantan: The Story of Dini, Peni, Amin, and Ujal Driving Their Village to Become Open Defecation-Free ](https://savethechildren.or.id/stories/guiding-lights-of-change-in-a-remote-area-of-west-kalimantan-becoming-open-defecation-free-village): A village in West Kalimantan has successfully become Open Defecation Free or ODF. Hear the story through the people who are the beacons of change. - [A Rocky Road to Build Collaboration: The Story of Kolim, Stien, and the Village Community Protecting Children’s Rights](https://savethechildren.or.id/stories/a-rocky-road-to-build-collaboration-the-story-of-kolim-stien-and-the-village-community-protecting-childrens-rights): We – the village government, often work on physical development, while human development is sometimes overlooked. This is where the collaboration lies." - [Realizing the Impact of Climate Crisis, Litha* and Her Friends Recycle Egg Tray Waste into Multifunctional Pots ](https://savethechildren.or.id/stories/realizing-the-impact-of-climate-crisis-litha-and-her-friends-recycle-egg-tray-waste-into-multifunctional-pots): Litha is one of 35 vocational school students who took part in the 2023 Youth-led Innovation Lab (YIL) boot camp activities in East Java held by Save Children through the Skills to Succeed (S2S) Program. She made multifunctional pots from egg tray waste - [Mama Ilo: Teach English to Prevent Children from Begging to Foreign Tourists](https://savethechildren.or.id/stories/mama-ilo-teach-english-to-prevent-children-from-begging-to-foreign-tourists): Mama Ilo teach English to prevent children from begging to foreign tourists. Considering the needs, situations, and conditions of the children in her village, Mama Ilo implements specific adjustments in doing so. - [Reaching The Unreachable With Immunization Through Posyandu](https://savethechildren.or.id/stories/reaching-the-unreachable-with-immunization-through-posyandu): In just 5 decades, we have gone from a world where the death of at least one child was something every parent expected, to a world where every child has a chance, if they get their vaccine. - [Cash Assistance for Iska* and Children Living with HIV in Facing the Pandemic’s Impact ](https://savethechildren.or.id/stories/cash-assistance-for-iska-and-children-living-with-hiv-in-facing-the-pandemics-impact): Save the Children is partnering with the Victory Plus Foundation in Yogyakarta to provide non-monetary aid to children and young individuals with HIV/AIDS or those living in households affected by HIV/AIDS in Yogyakarta. - [The Panca Sora Art Performances Encourages Children’s Voices in Development](https://savethechildren.or.id/stories/the-panca-sora-art-performances-encourages-childrens-voices-in-development): At the Panca Sora event, children voiced their opinions through art performances. They performed traditional dance, cabaret dramas, traditional angklung music, and even released a song they composed independently. - [Vera’s* School has been Renovated, She Can Now Go Back to School Safely and Comfortably](https://savethechildren.or.id/stories/veras-school-has-been-renovated-she-can-now-go-back-to-school-safely-and-comfortably): Save the Children, supported by the Candriam Institute for Sustainable Development, is carrying out PAUD rehabilitation in 4 schools whose conditions are seriously damaged. One of them is the school where Vera* studies. - [Energetic Youth: Arjun and Friends Assisting in the Fulfilment of Children’s Rights in the Village](https://savethechildren.or.id/stories/energetic-youth-arjun-and-friends-assisting-in-the-fulfilment-of-childrens-rights-in-the-village): Arjun and his friends are at the forefront of efforts to fulfill children's rights through CBCP: child identity, health insurance, and positive parenting. - [Story from Muqit: Recovering Himself and Exploring Creativity through the Employability Program](https://savethechildren.or.id/stories/story-from-muqit-recovering-himself-and-exploring-creativity-through-the-employability-program): "I wish I could be helpful to others. I don’t want to burden them with my challenges." - [The Child Who Left Has Returned: A Story of Family Reconciliation in Poso](https://savethechildren.or.id/stories/the-child-who-left-has-returned-a-story-of-family-reconciliation-in-poso): Intan*'s relationship with her father was not close, leading her to run away from home for some reason. The PATBM group helped handle this case. - [Story from Riyan, Salwa, and Zahra: Getting Enthusiastic to Study in A New Multifunctional Gazebo ](https://savethechildren.or.id/stories/story-from-riyan-salwa-and-zahra-getting-enthusiastic-to-study-in-a-new-multifunctional-gazebo): Save the Children assisted in restoring the lives of earthquake-affected children in Cianjur, including Riyan, Salwa, and Zahra, by providing temporary learning spaces in the form of tents and gazebos for several junior high schools. - [Empowering Fega: Business Support Elevates the Well-being of Children and Family ](https://savethechildren.or.id/stories/empowering-fega-business-support-elevates-the-well-being-of-children-and-family): Fega (31) is one of many residents of Lembang, West Java, who has a child with a disability. Their second child, RD*, has been diagnosed with polio since birth, resulting in physical disability and mobility impairments. RD needs periodic care to monitor his growth and development progress. - [Dodo the Headmaster Implements Comprehensive Safe School Measures to Protect Students](https://savethechildren.or.id/stories/dodo-the-headmaster-implements-comprehensive-safe-school-measures-to-protect-students): Save the Children, along with BNPB, assisted Dodo, teachers, and many students in Cianjur in learning about disaster preparedness, including the importance of remaining calm and knowing what to do when a natural disaster occurs. - [The Stories of Diva and Lionel, Growing Enthusiasm for Learning with Village Friends](https://savethechildren.or.id/stories/the-stories-of-diva-and-lionel-growing-enthusiasm-for-learning-with-village-friends): Elsa, Robert, and the other children in their village now have positive additional activities after school. Save the Children and local partner also distributed reading books and notebooks for this children's group - [Breaking Barrier and Building Toilet Gradually with VSLA Loans](https://savethechildren.or.id/stories/breaking-barrier-and-building-toilet-gradually-with-vsla-loans): Annisa's dream of building a latrine came true thanks to mutual cooperation through the VSLA. - [Aware of Dental Health, Faiz and His Mother Build Good Habits](https://savethechildren.or.id/stories/aware-of-dental-health-faiz-and-his-mother-build-good-habits): "Seeing Mama Faiz's commitment to keeping her children's teeth and hands clean is a clear example that small changes can create great happiness in a household." - [Learning from the Little Doctor, Ratna Changed Her Tooth Brushing and Hand Washing Habits](https://savethechildren.or.id/stories/learning-from-the-little-doctor-ratna-changed-her-tooth-brushing-and-hand-washing-habits): Ratna used to wash her hands and brushed her teeth carelessly daily. After learning from her "Little Doctor" friend, she began to change. - [From Conference to Research: CYAN’s Journey in Advocating for Adolescent Sexual and Reproductive Health Rights](https://savethechildren.or.id/stories/from-conference-to-research-cyans-journey-in-advocating-for-adolescent-sexual-and-reproductive-health-rights): Eight children and young people from the Children and Youth Advisory Network (CYAN) and the National Children’s Forum in 2023 researched teenagers’ perceptions of reproductive and sexual health and mental health. - [No Longer in Risk of Stunting: Shauma’s Growth and Development Nurtured by Parents and Cadres](https://savethechildren.or.id/stories/no-longer-in-risk-of-stunting-shaumas-story): A story from Shauma, a 19 months old child, who was once categorized as stunted, but is no longer so due to collaborative efforts between parents, health cadres, local health facilities, and the Save the Children program team. - [Long Way to Get Social in School: Story of Langit and Bulan from Remote Sulawesi](https://savethechildren.or.id/stories/long-way-to-get-social-in-school-story-of-langit-and-bulan-from-remote-sulawesi): Langit* (11) and Bulan* (9) have never experienced formal education. But since the help of Community-based Integrated Child Protection Group (PATBM), they're now having a proper education and identification documents. - [Small Voice, Big Change: Child’s Initiative Paves Way for Latrine Construction](https://savethechildren.or.id/stories/small-voice-big-change-childs-initiative-paves-way-for-latrine-construction): Ringgo protested his parents' habit of open defecation around the house. It motivated them to have a latrine. - [Fiersa Discovers a New Hobby through Mental Health Support Program](https://savethechildren.or.id/stories/fiersa-discovers-a-new-hobby-through-mental-health-support-program): Fiersa (10) and her classmates have been participating in psychosocial support sessions through art activities, in the Healing and Education through the Arts (HEART) method developed by Save the Children.  - [Sandy’s Journey in Improving Access to Clean Water for Children and Village Residents](https://savethechildren.or.id/stories/sandys-journey-in-improving-access-to-clean-water-for-children-and-village-residents): Sandy, along with his friends Soleman and Anjar, formed a team called Golden Scorpio. The Golden Scorpio team successfully made it through the i2Change program and was equipped with the skills to become agents of change in their community, providing clean water for the villagers. - [Story of Cornelis Ngongo, A Bachelor of Animal Husbandry who Dedicated Himself to The First Early Childhood Education (PAUD) in his village](https://savethechildren.or.id/stories/story-of-cornelis-ngongo-a-bachelor-of-animal-husbandry-who-dedicated-himself-to-the-first-early-childhood-education-paud-in-his-village): It takes a village to raise a child. Cornelis (28) knows that education is the fundamental right of every child. Even though he graduated with a degree in animal husbandry, he volunteered to be an educator at the Pelita PAUD. - [Luthfi’s Journey from Sewing to the Workforce through Soft Skills Training](https://savethechildren.or.id/stories/luthfis-journey-from-sewing-to-the-workforce-through-soft-skills-training): "He tells his friends that if they want to create a CV, he will teach them”, said Lutfi’s mother. - [How Social Emotional Learning Helped Me Transform Bad Habits into Good Ones](https://savethechildren.or.id/stories/how-social-emotional-learning-helped-me-transform-bad-habits-into-good-ones): I successfully transformed my bad habits into good habits after attending Social Emotional Learning (SEL) training. - [Nurma Nengsih’s Endeavors in Making an Impact to The Community](https://savethechildren.or.id/stories/nurma-nengsihs-endeavors-in-making-an-impact-to-the-community): Joining Save the Children Indonesia, Nurma Nengsih has gained new insights into parenting patterns and techniques. Her extensive career journey revealed that many practices previously considered normal in her community are forms of child mistreatment.  - [Our Disaster Response Stories in 2022 in West Pasaman, Ketapang, Lebak, Jembrana, and Cianjur](https://savethechildren.or.id/stories/our-disaster-response-stories-in-2022-in-west-pasaman-ketapang-lebak-jembrana-and-cianjur): In 2022, Save the Children and partners have implemented emergency response programs in West Pasaman, Ketapang, Lebak, Jembrana, and Cianjur. - [Stories from Sengeng Palie, Collaboration to Prevent Child Marriage and Help Out-of-School Children](https://savethechildren.or.id/stories/stories-from-sengeng-palie-collaboration-to-prevent-child-marriage-and-help-out-of-school-children): “PATBM cadres should also know about the workflow. For example, if there is a case, they know where to report it. For example, if it is abuse, they can go to the Women and Children Service Unit of the Resort Police," said Wasri. - [Stories from Mariorilau, Protecting Children and Sharing through PATBM](https://savethechildren.or.id/stories/stories-from-mariorilau-protecting-children-and-sharing-through-patbm): AP* was only 16 when a 30-year-old man came to her house. His village of origin was quite far from where AP lived. Both AP and the man didn’t know each other, but he suddenly came and proposed to her. Her parents accepted his proposal. As for the girl, she simply resigned to her fate. - [We See Equal, Building a Supportive Environment for Adolescents at School and Home](https://savethechildren.or.id/stories/we-see-equal-building-a-supportive-environment-for-adolescents-at-school-and-home): "I received a lot of materials about bullying from the teachers. In my junior high school days, I felt that I had to improve my mindset, that I should be able to judge what is right and what is wrong,” said Alvin. - [Opening the Economic Opportunities for Adolescents and Young People with Disabilities through the Apprenticeship Program](https://savethechildren.or.id/stories/opening-the-economic-opportunities-for-adolescents-and-young-people-with-disabilities-through-the-apprenticeship-program): Dilla (18), a student of a Special School (SLB) in West Java, is hard of hearing. They can hear sounds clearly only when the source is near and loud. However, this condition does not limit the improvement of her skill. Her hobby and creativity are progressively emerging and honed. - [Understanding the Proper Practice for Feeding Infants and Young Children with Emo-Demo](https://savethechildren.or.id/stories/understanding-the-proper-practice-for-feeding-infants-and-young-children-with-emo-demo): Emo-Demo is an interactive educational method to arouse the emotions of mothers/caregivers of toddlers in improving the quality of IYCF according to the stage of child development. - [The Story of Midwife Titin and Mama Ranti after the Water Source is Close By](https://savethechildren.or.id/stories/the-story-of-midwife-titin-and-mama-ranti-after-the-water-source-is-close-by): “Now that water is available and sufficient, the labor and delivery procedure becomes easier and conforms to the standards,” said Titin. - [Learning Independently Amid Hearing Impairment: Hadi’s Story in the S2S Job Readiness Program](https://savethechildren.or.id/stories/learning-independently-amid-hearing-impairment-hadis-story-in-the-s2s-job-readiness-program): "We must keep the spirit alive to help the students who have a disability," Hadi said. - [Disability Internship Program in a Restaurant: Viona’s Experience](https://savethechildren.or.id/stories/disability-internship-program-in-a-restaurant-vionas-experience): Viona* believes that people with hearing loss should not feel ashamed and afraid. ## Tender - [Tender: Emergency Response Kits for Sumatra Disaster](https://savethechildren.or.id/tender/tender-emergency-response-kits-for-sumatra-disaster): Yayasan Save the Children Indonesia are looking for a supplier for Purchasing Hygiene Kit for Family, Household Kit, and Education Kit for Emergency Response Sumatra Floods and Landslide with proven experiences. For further details, please download the tender documents on this page. ## Pustaka - [Membaca Langit, Menjaga Bumi: Kumpulan Cerita Aksi Iklim oleh Anak](https://savethechildren.or.id/pustaka/membaca-langit-menjaga-bumi-kumpulan-cerita-aksi-iklim-oleh-anak): Alasannya sederhana, kami sadar bahwa Bumi sedang tidak baik-baik saja. Kalian pasti merasakan cuaca belakangan ini sering membingungkan. Perubahan iklim itu nyata dan dampaknya mulai terasa di sekolah maupun di rumah kita. Lewat Zine ini, kami ingin menunjukkan cara kami beradaptasi: menyiasati sekolah agar lebih sejuk, cara seru mengelola sampah, hingga aksi-aksi kecil harian yang membuat kami lebih tangguh menghadapi cuaca ekstrem. - [Dokumentasi Cerita Perubahan Project WE NEXUS: Perempuan Berdaya untuk Perdamaian Berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur](https://savethechildren.or.id/pustaka/dokumentasi-cerita-perubahan-we-nexus): Cerita-cerita perubahan dari tujuh desa tentang praktik baik, pembelajaran, tantangan, dan dampak program upaya membangun perdamaian di masyarakat. - [Menyalakan Harapan: Potret Perjalanan <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia 2025](https://savethechildren.or.id/pustaka/menyalakan-harapan-2025): Dokumen ini merangkum inisiatif strategis dan dampak nyata Save the Children Indonesia sepanjang tahun 2025 dalam mewujudkan masa depan yang lebih aman, sehat, dan inklusif bagi anak-anak di berbagai wilayah Indonesia. Laporan ini menyoroti keberhasilan program di sektor kesehatan, pendidikan berkualitas, perlindungan anak dari kekerasan, hingga penguatan ketangguhan keluarga dalam menghadapi krisis iklim dan bencana alam. - [Buku Cerita: Kisah Desa Pasuma](https://savethechildren.or.id/pustaka/buku-cerita-kisah-desa-pasuma): Kisah Desa Pasuma adalah sebuah buku cerita anak hasil karya kolaborasi kreatif para Child Campaigner Jawa Timur. Melalui narasi yang imajinatif dan ilustrasi yang menggugah, buku ini membawa pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. - [Modul Pelatihan tentang Hak Anak, Perlindungan Anak, dan Pekerja Anak](https://savethechildren.or.id/pustaka/modul-pelatihan-tentang-hak-anak-perlindungan-anak-dan-pekerja-anak): Modul ini disusun sebagai panduan komprehensif untuk meningkatkan kapasitas berbagai pemangku kepentingan mulai dari penggerak komunitas, pemerintah desa, hingga aktor rantai pasok dalam upaya melindungi dan mempromosikan hak-hak anak. Fokus utama modul ini adalah memperkuat sistem perlindungan anak yang berkelanjutan, khususnya di area rantai pasok kakao. - [Profil Digital Youth Council](https://savethechildren.or.id/pustaka/profil-dyc): Digital Youth Council (DYC) adalah kumpulan kelompok anak dan orang muda yang memiliki ketertarikan pada isu perlindungan anak di dunia digital. DYC diinisiasi pada tahun 2024 oleh Children Youth Advisory Network (CYAN) dibawah naungan Save the Children Indonesia dan Forum Anak Nasional (FAN) dibawah naungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan RI. Tahun 2025, DYC mengembangkan diri dengan melibatkan 10 kelompok anak dan orang muda lainnya dalam melakukan advokasi dan kampanye bersama terkait isu perlindungan anak di dunia digital. - [Laporan Tahunan Dampak Program 2024 Yayasan <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia](https://savethechildren.or.id/pustaka/laporan-tahunan-dampak-program-2024): Laporan Tahunan Dampak Program 2024 kami hadirkan sebagai wujud akuntabilitas kepada semua pihak yang telah mendukung misi Save the Children. - [Temani Aku Vaksin, Yuk!](https://savethechildren.or.id/pustaka/temani-aku-vaksin-yuk): Buku cerita bergambar yang mengajak anak-anak, khususnya perempuan, untuk memahami pentingnya vaksinasi HPV dengan cara yang menyenangkan dan penuh empati. Melalui kisah Gendis, seorang siswi kelas 5 yang duduk di kursi roda, anak-anak diajak mengatasi rasa takut terhadap suntikan dan belajar bagaimana vaksin melindungi tubuh dari penyakit. Cerita ini dilengkapi dengan tokoh imajinatif bernama Sisi dan dialog sehari-hari yang akrab di telinga anak. Cocok untuk dibacakan bersama keluarga atau guru di sekolah! - [Mengurai Catatan Pengalaman Safequake+ 2024](https://savethechildren.or.id/pustaka/mengurai-catatan-pengalaman-safequake-2024): Catatan pengalaman peserta pelatihan tanggap darurat yang diadakan IDEP Foundation dan Save the Children Indonesia. - [Meraba Alir, Menjaga Air: Antologi kisah kampanye Aksi Generasi Iklim di Bali](https://savethechildren.or.id/pustaka/meraba-alir-menjaga-air-antologi-kisah-kampanye-aksi-generasi-iklim-di-bali): Buku ini adalah kumpulan cerita-cerita anak dan orang muda yang tergabung dalam Child Campaigner Bali selama melaksanakan proses kampanye Aksi Generasi Iklim. Tertuang secara apik dan jujur, berbagai kisah proses perjalanan mereka dalam mengkampanyekan isu krisis iklim di Bali. - [Kebijakan Safeguarding <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia](https://savethechildren.or.id/pustaka/kebijakan-safeguarding-save-the-children-indonesia): Dokumen Kebijakan Safeguarding Save the Children Indonesia (SC IDN) adalah kumpulan kebijakan yang dirancang untuk melindungi anak-anak dan orang dewasa dari segala bentuk kekerasan, perlakuan salah, atau risiko bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh program, karyawan, relawan, atau perwakilan SC IDN. Dokumen ini mencakup empat kebijakan utama, yaitu Kerangka Kebijakan Safeguarding, Kebijakan Keselamatan Anak, Kebijakan Perlindungan dari Eksploitasi, Kekerasan, dan Pelecehan Seksual (PSEAH), serta Kebijakan Anti-Pelecehan, Intimidasi, dan Perundungan. Dengan mengintegrasikan standar perlindungan yang ketat, kebijakan ini menjadi panduan utama untuk memastikan keselamatan, kesejahteraan, dan penghormatan terhadap hak-hak setiap individu dalam semua aktivitas organisasi. - [Komik Perlindungan Anak di Dunia Digital](https://savethechildren.or.id/pustaka/komik-perlindungan-anak-di-dunia-digital): Komik Perlindungan Anak di Dunia Digital ini disusun oleh Digital Youth Council (DYC) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan anak di dunia digital. DYC adalah inisiasi anak-anak dan orang muda dari kelompok Children and Youth Advisory Network (CYAN) dan Forum Anak Nasional (FAN). - [Laporan Tahunan 2023 Yayasan <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia](https://savethechildren.or.id/pustaka/laporan-tahunan-2023-yayasan-save-the-children-indonesia): Laporan Tahunan ini memuat sorotan kerja Save the Children Indonesia dan para mitra tahun 2023 dan laporan keuangan yayasan tahun 2023. - [Memperkuat Sistem Kesehatan Masyarakat: Kertas Kebijakan tentang Strategi Gizi Terpadu untuk Penurunan Stunting](https://savethechildren.or.id/pustaka/memperkuat-sistem-kesehatan-masyarakat-kertas-kebijakan-tentang-strategi-gizi-terpadu-untuk-penurunan-stunting): Makalah ini menggambarkan peningkatan melalui program BISA (Better Investment for Stunting Alleviation) dalam empat pilar penguatan sistem kesehatan WHO. - [Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial dalam Pencegahan Stunting](https://savethechildren.or.id/pustaka/kesetaraan-gender-disabilitas-dan-inklusi-sosial-dalam-pencegahan-stunting): Program BISA menjawab masalah ketidaksetaraan gender dan inklusi sosial pada penanganan stunting. Bertujuan untuk menggambarkan situasi ketimpangan gender yang memicu risiko stunting dan strategi serta kontribusi Program BISA dalam merespon tantangan yang dihasilkan dari ketimpangan gender. - [Meningkatkan Gizi melalui Program Komunikasi Perubahan Sosial dan Perilaku (SBCC) di Indonesia](https://savethechildren.or.id/pustaka/meningkatkan-gizi-melalui-program-komunikasi-perubahan-sosial-dan-perilaku-sbcc-di-indonesia): Dokumen menerangkan bagaimana program mengubah pola sosial dan perilaku di tingkat masyarakat dan pemanfaatan sumber daya yang lebih baik untuk kegiatan program penurunan angka stunting. - [Emo-Demo: Metode Inovatif Penguatan Perilaku Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) dalam Upaya Penurunan dan Pencegahan Stunting](https://savethechildren.or.id/pustaka/emo-demo-metode-inovatif-penguatan-perilaku-pemberian-makan-bayi-dan-anak-pmba-dalam-upaya-penurunan-dan-pencegahan-stunting): Program BISA menerapkan metode Emo-Demo di 46 desa di empat kabupaten mitra untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku PMBA. Emo-Demo menyampaikan pesan dengan cara yang sederhana melalui metode interaktif, permainan, demonstrasi, dan eksperimen, serta bertujuan untuk menyentuh emosi ibu dan pengasuh baduta. - [Modul i2Change – Inclusive Incubator for Young Changemakers](https://savethechildren.or.id/pustaka/modul-i2change-inclusive-incubator-for-young-changemakers): Kedua modul berasal dari Program i2Change yang menyediakan ruang aman bagi anak-anak dan orang muda yang terdampak ketidaksetaraan dan diskriminasi untuk memimpin aksi perubahan dalam menyelesaikan isu-isu sosial di sekitar. - [Kumpulan Tulisan Terbaik Anak Sumba tentang Kecintaan pada Lingkungan](https://savethechildren.or.id/pustaka/kumpulan-tulisan-terbaik-anak-sumba-tentang-kecintaan-pada-lingkungan): Buku ini merupakan kumpulan 20 pikiran terbaik anak dalam bentuk artikel, opini, tulisan puitis dan cerita pendek yang diseleksi dari 61 peserta kompetisi menulis. Secara umum tulisan buah pikiran anak dan orang muda menyampaikan keresahan, keprihatinan dan sekaligus kepedulian terhadap kondisi krisis ekologi yang terjadi di sekeliling mereka khususnya, maupun lingkungan pada umumnya. Para penulis pada umumnya berasal dari 4 desa wilayah intervensi yang berada di 3 kecamatan dan 10 sekolah. Bahkan mampu menarik minat seorang penulis yang berasal dari luar wilayah intervensi, yaitu Kabupaten Sumba Timur. Wilayah-wilayah intervensi ini merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerentanan terhadap risiko kekeringan, banjir, kebakaran hutan, tanah longsor dan cuaca ekstrem (BPBD, 2023). - [Antologi Reportase Jurnalistik Berpihak pada Anak](https://savethechildren.or.id/pustaka/antologi-reportase-jurnalistik-berpihak-pada-anak): Kolaborasi Save the Children dan Aliansi Jurnalis Independen Bandung untuk mengarusutamakan isu pemenuhan hak-hak anak dan pemberitaan yang mengedepankan kaidah ramah anak. - [Cerita-cerita Sanitasi dari Ketapang](https://savethechildren.or.id/pustaka/cerita-cerita-sanitasi-dari-ketapang): Ringgo dan keluarganya akhirnya bisa menikmati fasilitas jamban bersama di dekat rumah. Begitu juga dengan Mahuyan, Yatno, dan Annisa. Simak kisah mereka. - [Annual Report 2022 <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia](https://savethechildren.or.id/pustaka/annual-report-2022-save-the-children-indonesia): More than 30 programs, directly reach 748.418 people including children in 2.202 villages & urban villages in 19 provinces across Indonesia. This Annual Report contains highlights of our work at Save the Children Indonesia with partners throughout 2022, as well as our 2022 financial report. - [Pedoman Partisipasi Anak dalam Proses Pembangunan dan Pedoman Perlindungan Anak Pembela HAM](https://savethechildren.or.id/pustaka/pedoman-partisipasi-anak-dalam-proses-pembangunan-dan-pedoman-perlindungan-anak-pembela-ham) - [Cianjur Earthquake Response Update](https://savethechildren.or.id/pustaka/cianjur-earthquake-response-update): Save the Children Indonesia Emergency Response Team is continuously delivering humanitarian aid since 22/11 to help the immediate needs of children and families impacted by the earthquake. - [Laporan Tahunan Program Healthier Smiles 2023](https://savethechildren.or.id/pustaka/laporan-tahunan-program-healthier-smiles-2023): Laporan Tahunan Healthier Smiles Periode April 2022 - Maret 2023. - [Kaleidoskop Cerita Program Indonesia Tahun 2022](https://savethechildren.or.id/pustaka/kaleidoskop-cerita-program-indonesia-tahun-2022): Upaya pemenuhan hak anak tidak akan dapat terjadi tanpa inisiatif dan kolaborasi hebat. - [Pelaminan Bukan Solusi Terbaik: Perkawinan Anak, Pernikahan Dini dan Kawin Paksa](https://savethechildren.or.id/pustaka/pelaminan-bukan-solusi-terbaik_studi-kualitatif-perkawinan-anak-pernikahan-dini-dan-kawin-paksa): Save the Children Indonesia melakukan penelitian kualitatif mengenai perkawinan anak, pernikahan dini, dan kawin paksa (PAPDKP) di empat kabupaten di NTB, yaitu Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, dan Lombok Tengah. Studi ini mengungkap berbagai hal di balik kasus-kasus tersebut, termasuk isu kesenjangan gender serta tantangan, risiko, dan dampak PAPDKP. - [Cianjur Earthquake Response Update](https://savethechildren.or.id/pustaka/2022-cianjur-earthquake-response-update): Informasi tentang kegiatan terkini Save the Children untuk Program Respons Gempa Cianjur di Jawa Barat pasca gempa magnitudo 5,6 pada 21 November 2022. - [Indonesia COVID-19 Response Update 2022](https://savethechildren.or.id/pustaka/indonesia-covid-19-response-update-2022): Rangkuman kegiatan dan capaian Respons COVID-19 oleh Save the Children Indonesia. - [Report – C20 Education Sub-Working Group](https://savethechildren.or.id/pustaka/report-c20-education-sub-working-group): Report C20 (Education Sub Working Group) road to delivering education policy recommendation for C20 Indonesia Presidency 2022 - [Generation Hope Report](https://savethechildren.or.id/pustaka/generation-hope-report): Climate change isn’t a threat to the future. For the world’s 2.4 billion children, it’s a global emergency today. The Generation Hope report sets out why this emergency is deeply connected to inequality – including compelling new evidence on the scale of the combined climate and inequality crisis. A staggering 774 million children face the dual threat of poverty and climate emergency. - [Policy Brief – C20 Education Sub-Working Group](https://savethechildren.or.id/pustaka/policy-brief-c20-education-sub-working-group): Ensuring Safe & Inclusive Education Towards Lifelong Learning, Leading to Future Employment Readiness - [Post Disaster Recovery Assessment in Central Sulawesi: Research Brief](https://savethechildren.or.id/pustaka/post-disaster-recovery-assessment-in-central-sulawesi-research-brief): Pada tahun 2022, Save the Children Indonesia melakukan asesmen atau penilaian situasi di Sulawesi Tengah untuk memahami keadaan pemulihan pasca bencana, termasuk status kesejahteraan anak-anak, agar dapat menginformasikan program kemanusiaan di masa mendatang. - [Laporan Tahunan 2021 <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia](https://savethechildren.or.id/pustaka/laporan-tahunan-2021-save-the-children-indonesia): Laporan Tahunan ini memuat sorotan kerja kami di Save the Children Indonesia bersama para mitra sepanjang tahun 2021, serta laporan keuangan yayasan tahun 2021. - [NGOs Joint Submission – Indonesia Universal Periodic Review 2022](https://savethechildren.or.id/pustaka/the-4th-cycle-of-the-indonesia-universal-periodic-review-2022): There are two documents in this Universal Periodic Review (UPR), first is full version of the document, and the other is specifically on children. - [Pernyataan Anak dan Pemuda Indonesia – GPDRR 2022](https://savethechildren.or.id/pustaka/pernyataan-anak-dan-pemuda-indonesia-gpdrr-2022): Pertemuan Audiensi Delegasi Anak dan Pemuda Indonesia untuk GPDRR 2022 dengan Perwakilan Pemerintah Indonesia #RoadtoGPDRR2022 - [Inclusive Education Resources and Toolkit](https://savethechildren.or.id/pustaka/inclusive-education-resources-and-toolkit): Inclusive education seeks to identify and address barriers and discrimination that prevent some children from being supported to learn alongside their peers. Some of the resources featured in this Toolkit focus on a specific factor of exclusion, while others provide guidance on discrimination and barriers to learning more generally. - [Selangkah Lebih Maju – Modul Pelatihan Advokasi bagi Anak-Anak dan Orang Muda](https://savethechildren.or.id/pustaka/selangkah-lebih-maju-modul-pelatihan-advokasi-bagi-anak-anak-dan-orang-muda): Memahami ‘advokasi’ merupakan proses belajar hal baru setiap tahunnya, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak. Melalui modul ini, kita akan mendapatkan pelajaran baru mengenai advokasi yang memungkinkan kita untuk ‘selangkah lebih maju’ dalam melakukan advokasi. Selain itu, melalui modul ini pula, kita akan bersama-sama mengambil pembelajaran dari pengalaman teman-teman dalam melakukan advokasi. - [Aksara Tanpa Kekerasan – 8 Cerita Praktik Baik Program School for Change](https://savethechildren.or.id/pustaka/aksara-tanpa-kekerasan-8-cerita-praktik-baik-program-school-for-change): Program School for Change, yang didanai IKEA Foundation melalui Save the Children Swedia, telah dilaksanakan sejak 2018 hingga 2021 di Kabupaten Kupang, NTT. Buku ini memuat sebagian cerita praktik baik tentang keterlibatan, kesan, dan pesan dari para penerima manfaat, champions, dan pemangku kepentingan yang selama ini terlibat aktif di program. - [Building IMCI Protocols at Primary Health Care in Indonesia – Impact Story: Childhood Pneumonia Project in Indonesia](https://savethechildren.or.id/pustaka/building-imci-protocols-at-primary-health-care-in-indonesia): As an open civil space, Civil Society Organizations (CSO) in Indonesia have played an important role in promoting child healthcare and protecting children’s welfare. To address the severe problems of pneumonia and protect more children, Save the Children in Indonesia together with their partners have been advocating for tackling pneumonia for children program in Indonesia since 2017. - [Born into the Climate Crisis](https://savethechildren.or.id/pustaka/born-into-the-climate-crisis): Anak-anak yang lahir pada tahun 2020 berisiko merasakan gelombang panas 6,8 kali lebih banyak dibanding kakek-nenek mereka. - [Buletin Mitra Pendidik](https://savethechildren.or.id/pustaka/buletin-mitra-pendidik): Buletin Mitra Pendidik diterbitkan lembaga pembangunan mitra pemerintah untuk berbagi cerita praktik baik, hasil survey dan informasi terkait hal yang mendukung dan menghambat pembelajaran. Semoga informasi ini dapat membantu para guru, kepala sekolah, orangtua, dan pemangku kepentingan untuk dapat saling belajar, terinspirasi, dan berupaya terus untuk melakukan perbaikan terhadap mutu pembelajaran di sekolah dan madrasah. - [Pedoman Perilaku Peliputan Bencana dan Krisis di Indonesia](https://savethechildren.or.id/pustaka/pedoman-perilaku-peliputan-bencana-dan-krisis-di-indonesia): Pedoman ini berfungsi untuk mengingkatkan kesadaran seluruh pihak dalam peliputan bencana, mulai dari pengelolaan risiko, pemeliharaan, hingga rehabilitasi pascabencana. Dikembangkan bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta dan Jurnalis Bencana & Krisis (JBK). - [Laporan Tahunan 2020 Yayasan Sayangi Tunas Cilik – <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia](https://savethechildren.or.id/pustaka/laporan-tahunan-2020): Laporan Tahunan ini memuat sorotan kerja Save the Children di Indonesia sepanjang tahun 2020, serta laporan keuangan Yayasan Sayangi Tunas Cilik tahun 2020. - [Kumpulan Puisi Hasil Lomba Literasi Program Sponsorship 2020](https://savethechildren.or.id/pustaka/kumpulan-puisi-hasil-lomba-literasi-program-sponsorship-2020): Puisi-puisi ini adalah karya anak-anak Sekolah Dasar. Mereka merefleksikan pengalaman pada masa pandemi COVID-19: kebahagiaan menyambut kebijakan belajar dari rumah serasa libur, rangkaian aktivitas harian, pengalaman baru yang menakjubkan, rasa bosan karena terlalu lama di rumah, kerinduan terhadap suasana sekolah, dan ucapan terima kasih kepada orangtua, guru, tenaga medis, dan pemerintah. - [Respons Terkini COVID-19 Indonesia – Januari 2021](https://savethechildren.or.id/pustaka/respons-terkini-covid-19-indonesia-januari-2021) - [Response Update COVID-19 Indonesia – December 2020](https://savethechildren.or.id/pustaka/response-update-covid-19-indonesia-december-2020) - [Narasi Bumi: 9 Cerita Praktik Baik Program Pengurangan Risiko Bencana](https://savethechildren.or.id/pustaka/narasi-bumi-9-cerita-praktik-baik-program-pengurangan-risiko-bencana): Program Pengurangan Risiko Bencana untuk Kota dan Masyarakat Tangguh Bencana, dengan dukungan Google.org, dilaksanakan di tiga kabupaten percontohan di Provinsi Jawa Barat. Buku ini berisi sembilan cerita mengenai capaian-capaian program, mewakili sebuah aksi untuk menjaga bumi dan mimpi anak-anak Indonesia. - [Laporan Analisis Kesenjangan Partisipasi Anak dan Remaja – Program Pengurangan Risiko Bencana](https://savethechildren.or.id/pustaka/laporan-analisis-kesenjangan-partisipasi-anak-dan-remaja-program-pengurangan-risiko-bencana) - [Seri Cerita Kepekaan Gender (Setara Sejak Dini)](https://savethechildren.or.id/pustaka/seri-cerita-kepekaan-gender-setara-sejak-dini): Berisi enam cerita yang berfokus membangun kesadaran gender anak-anak usia sekolah dasar. Harapannya, cerita-cerita ini dapat membantu anak-anak mengenal diri sendiri dan orang lain dalam hubungan pertemanan, keluarga, serta lingkungan sekolah. Buku ini dapat mendorong guru dan orang tua mempelajari metode-metode didikan baru untuk semakin menegakkan hak asasi anak. - [Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Sekolah Dasar](https://savethechildren.or.id/pustaka/pedoman-pencegahan-dan-penanggulangan-tindak-kekerasan-di-sekolah-dasar): Pedoman pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan merupakan penerjemahan dari Permendikbud Nomor 82 Tahun 2015, dengan menyajikan panduan dan hal-hal praktis, yang mudah diimplementasikan di tingkat satuan pendidikan, dengan memperhatikan tingkat usia anak. Tindak kekerasan di lingkungan satuan pendidikan dapat mengarah kepada suatu tindak kriminal dan menimbulkan trauma bagi peserta didik. Karena itu, penanggulangannya harus mengikuti prinsip-prinsip hak anak sehingga pelaku dan korban dapat ditangani dengan lebih baik untuk kebaikan masa depan mereka. - [Panduan Telekonseling Pemberian Makan Bayi dan Anak](https://savethechildren.or.id/pustaka/panduan-telekonseling-pemberian-makan-bayi-dan-anak): Buku Panduan Telekonseling PMBA ini merupakan bagian dari Program Telekonseling Online, kerja sama antara Save the Children Indonesia dan Sentra Laktasi Indonesia (Selasi), serta didukung oleh Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Kota Bandung. - [Response Update COVID-19 Indonesia – November 2020](https://savethechildren.or.id/pustaka/response-update-covid-19-indonesia-november-2020) - [Providing Affordable & Nationwide Pneumonia Vaccine in Indonesia](https://savethechildren.or.id/pustaka/providing-affordable-nationwide-pneumonia-vaccine-in-indonesia): In Indonesia, childhood pneumonia is the second highest cause of underfive child mortality. However, scientific evidence has shown that almost all child deaths from pneumonia are preventable. Save the Children Indonesia together with in-country partners has been actively advocating and campaigning for stopping pneumonia for children under-five in Indonesia since 2017. - [Response Update COVID-19 Indonesia – October 2020](https://savethechildren.or.id/pustaka/response-update-covid-19-indonesia-october-2020) - [Dampak Tersembunyi dari COVID-19 – Ringkasan Eksekutif Penelitian Global](https://savethechildren.or.id/pustaka/dampak-tersembunyi-dari-covid-19-ringkasan-eksekutif-penelitian-global): Di tengah badai COVID-19, Save the Children melakukan penelitian global untuk memperoleh data akurat dan terkini tentang dampak penutupan sekolah, posyandu, karantina rumah, dan pembatasan sosial yang dialami anak dan keluarga, dalam aspek kesehatan, gizi, psikososial, pembelajaran jarak jauh, kesejahteraan, perlindungan, dan ekonomi. Save the Children mengindentifikasi kebutuhan anak dan keluarga serta mendengarkan pendapat anak dan pesan-pesan mereka kepada para pemimpin dan anak-anak lain di seluruh dunia. Penelitian ini dilakukan di 46 negara, termasuk Indonesia, melibatkan 31.683 orang tua dan 13.477 anak-anak. - [Pendidikan pada Masa Wabah: Tantangan Baru bagi Kepala Sekolah, Guru, dan Orangtua](https://savethechildren.or.id/pustaka/pendidikan-pada-masa-wabah-tantangan-baru-bagi-kepala-sekolah-guru-dan-orangtua): Kumpulan 21 cerita dan gagasan tentang pendidikan pada masa pandemi COVID-19. Cerita dan gagasan ini awalnya dipresentasikan dalam seri webinar yang diadakan oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Dua staf Save the Children Indonesia, Imelda Usnadibrata dan Zaldy Zulkifli, turut menuliskan gagasan di sini. - [Response Update COVID-19 Indonesia – September 2020](https://savethechildren.or.id/pustaka/response-update-covid-19-indonesia-september-2020) - [Protect A Generation: The Impact of Covid-19 on Children – A Global Research Series](https://savethechildren.or.id/pustaka/protect-a-generation-the-impact-of-covid-19-on-children): The global COVID-19 pandemic has had a deep impact on children, families, communities, and societies the world over. The coronavirus is tearing children’s lives apart – around 99% of the world’s children have been impacted by disruptions like school closures, stretched health systems, lost livelihoods, and restricted access to nutritious food. To ensure children’s voices are heard and will be at the centre of any response to this crisis, Save the Children conducted the largest survey among children and their caregivers of its kind since the outbreak of the pandemic, taking in over 25,000 respondents (including 8,000 children) across 37 countries. - [Response Update COVID-19 Indonesia – July 2020](https://savethechildren.or.id/pustaka/response-update-covid-19-indonesia-july-2020) - [Because We Matter: Addressing COVID-19 and Violence Against Girls in Asia-Pacific](https://savethechildren.or.id/pustaka/because-we-matter-addressing-covid-19-and-violence-against-girls-in-asia-pacific): Emerging data shows that since the outbreak of COVID-19, violence against girls and women, particularly domestic violence, has intensified. UN Women has described gender-based violence (GBV) as a “shadow pandemic” coinciding with COVID-19 across the world. This thematic policy brief aims to seek and secure commitment from regional and national leaders to urgently prioritize and invest consistently in the protection of girls, who are disproportionately exposed to multitude forms of violence and their devastating consequences. - [Fighting for Breath in Indonesia: A Call to Action to Stop Children Dying from Pneumonia](https://savethechildren.or.id/pustaka/fighting-for-breath-in-indonesia-a-call-to-action-to-stop-children-dying-from-pneumonia): Setiap tahun, pneumonia membunuh 800.000 balita di dunia – atau lebih dari 2.000 balita setiap hari. Hal ini menjadikan pneumonia sebagai penyakit mematikan nomor satu di dunia bagi balita. Balita dari keluarga miskin memiliki risiko dua kali lebih tinggi terkena pneumonia karena tingginya angka kekurangan gizi dan terbatasnya akses ke layanan kesehatan dasar berkualitas. Laporan ini menunjukkan status pneumonia untuk balita di Indonesia, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan. - [Komik Halo!](https://savethechildren.or.id/pustaka/komik-halo): Buku cerita bergambar ini ditujukan untuk memberi pemahaman sederhana pada anak-anak tentang COVID-19 dan mengenalkan mereka pada sosok tenaga medis yang terlibat menanganinya. Silahkan baca lembar “Panduan untuk Pendamping” tentang bagaimana menjelaskan COVID-19 pada anak yang terdapat di halaman terakhir sebelum mengajak anak-anak membaca buku ini. - [Laporan Penilaian Kebutuhan Cepat COVID-19 di Indonesia](https://savethechildren.or.id/pustaka/laporan-penilaian-kebutuhan-cepat-covid-19-di-indonesia-2) - [Laporan Tahunan 2019 Yayasan Sayangi Tunas Cilik – <span class="no-wrap-brand">Save the Children</span> Indonesia](https://savethechildren.or.id/pustaka/laporan-tahunan-2019): Laporan Tahunan ini memuat sorotan kerja Save the Children di Indonesia sepanjang tahun 2019, serta laporan keuangan Yayasan Sayangi Tunas Cilik tahun 2019. - [A Brief Look at Our Projects 2019](https://savethechildren.or.id/pustaka/a-brief-look-at-our-projects-2019): Dokumen ini adalah garis besar dari program-program yang dijalankan Save the Children di Indonesia per tahun 2019. - [Menjadi Orang Tua Jaman Now: Cerdas Mendampingi Anak dalam Menggunakan Internet & Gawai yang Sehat & Aman](https://savethechildren.or.id/pustaka/menjadi-orang-tua-jaman-now-cerdas-mendampingi-anak-dalam-menggunakan-internet-gawai-yang-sehat-aman): Buku ini terbit melalui kerja sama Yayasan Sayangi Tunas Cilik - Save the Children dengan SEJIWA, Siberkreasi, dan ICT Watch untuk Program DIGITAL yang didukung oleh Qualcomm pada tahun 2018. Ditujukan sebagai pegangan dan panduan bagi para orang tua dampingan program yang menjadi fasilitator sebaya (peer facilitator) dalam sesi parenting di sekolah tempat anak-anak mereka belajar. Tidak menutup kemungkinan orang tua juga bisa menjadi fasilitator pada kegiatan parenting di sekolah lain. Materi buku ini diadaptasi dari Modul Smart School Online (SSO) yang dikembangkan oleh SEJIWA dan ICT Watch. ## Kategori Artikel - [Berita](https://savethechildren.or.id/artikel/kategori/berita) - [Cerita Penggerak](https://savethechildren.or.id/artikel/kategori/cerita-penggerak) - [Cerita Perubahan](https://savethechildren.or.id/artikel/kategori/cerita-perubahan) - [Cerita Program](https://savethechildren.or.id/artikel/kategori/cerita-program) - [Kisah](https://savethechildren.or.id/artikel/kategori/kisah) - [Opini & Esai](https://savethechildren.or.id/artikel/kategori/opini-esai) - [Perspektif](https://savethechildren.or.id/artikel/kategori/perspektif) - [Siaran Pers](https://savethechildren.or.id/artikel/kategori/siaran-pers) - [Spesial](https://savethechildren.or.id/artikel/kategori/spesial) - [Tips](https://savethechildren.or.id/artikel/kategori/tips) ## Story Categories ## Topik Artikel - [Advokasi](https://savethechildren.or.id/artikel/topik/advokasi) - [Humanitarian & Resiliensi](https://savethechildren.or.id/artikel/topik/humanitarian-resiliensi) - [Kampanye](https://savethechildren.or.id/artikel/topik/kampanye) - [Kesehatan & Gizi](https://savethechildren.or.id/artikel/topik/kesehatan-gizi) - [Pendidikan](https://savethechildren.or.id/artikel/topik/pendidikan) - [Penghidupan](https://savethechildren.or.id/artikel/topik/penghidupan) - [Pengurangan Kemiskinan](https://savethechildren.or.id/artikel/topik/pengurangan-kemiskinan) - [Perlindungan Anak](https://savethechildren.or.id/artikel/topik/perlindungan-anak) - [Tata Kelola Hak Anak](https://savethechildren.or.id/artikel/topik/tata-kelola-hak-anak) - [Umum](https://savethechildren.or.id/artikel/topik/umum) ## Kategori Buletin ## Kategori Pustaka - [Kisah & Pengalaman](https://savethechildren.or.id/pustaka/kategori/kisah-pengalaman) - [Materi Edukasi](https://savethechildren.or.id/pustaka/kategori/materi-edukasi) - [Panduan & Pedoman](https://savethechildren.or.id/pustaka/kategori/panduan-pedoman) - [Pernyataan Publik](https://savethechildren.or.id/pustaka/kategori/pernyataan-publik) - [Reportase](https://savethechildren.or.id/pustaka/kategori/reportase) - [Studi & Laporan](https://savethechildren.or.id/pustaka/kategori/studi-laporan) ## Topik Pustaka - [Advokasi & Kampanye](https://savethechildren.or.id/pustaka/topik/advokasi-kampanye) - [Humanitarian](https://savethechildren.or.id/pustaka/topik/humanitarian) - [Inklusivitas Gender](https://savethechildren.or.id/pustaka/topik/inklusivitas-gender) - [Kesehatan & Gizi](https://savethechildren.or.id/pustaka/topik/kesehatan-gizi) - [Kesehatan Mental](https://savethechildren.or.id/pustaka/topik/kesehatan-mental) - [Krisis Iklim](https://savethechildren.or.id/pustaka/topik/krisis-iklim) - [Pendidikan Anak](https://savethechildren.or.id/pustaka/topik/pendidikan-anak) - [Pengasuhan](https://savethechildren.or.id/pustaka/topik/pengasuhan) - [Pengentasan Kemiskinan Anak](https://savethechildren.or.id/pustaka/topik/pengentasan-kemiskinan-anak) - [Penghidupan](https://savethechildren.or.id/pustaka/topik/penghidupan) - [Perlindungan Anak](https://savethechildren.or.id/pustaka/topik/perlindungan-anak) - [Resiliensi](https://savethechildren.or.id/pustaka/topik/resiliensi) - [Tata Kelola Hak Anak](https://savethechildren.or.id/pustaka/topik/tata-kelola-hak-anak) - [Youth-led Activities](https://savethechildren.or.id/pustaka/topik/youth-led-activities)