Buletin Save the Children Indonesia
Maret 2024
Hanum* digendong oleh ibunya saat mengikuti kegiatan Posyandu yang didampingi oleh Save the Children dalam Program Fighting Against Childhood Pneumonia. (Foto: Justicia Maulida / Save the Children)

Buletin Save the Children Indonesia

Dalam edisi Maret 2024 ini, temukan sorotan dan rangkuman cerita dari program, respons, kampanye, dan aktivitas Save the Children Indonesia di berbagai provinsi. Beberapa cerita dalam edisi kali ini antara lain:

  1. Bantuan tunai bagi anak-anak dan orang muda dengan HIV/AIDS di Yogyakarta
  2. Anak-anak dan orang muda berpartisipasi dalam proses pembangunan lewat pertunjukan seni di Bandung
  3. Vera dan teman-teman di Sumba semakin bersemangat belajar di bangunan baru
  4. Anak-anak di kaki Gunung Lewotobi kembali belajar setelah erupsi.

Temukan dan simak cerita menarik lain dalam buletin edisi ini.

Selamat membaca.

#BerpihakPadaAnak

Berita

Kolaborasi Baru untuk Membangun Ketahanan Masyarakat Lokal Berkelanjutan di Maluku

Save the Children dan Yayasan Arika Mahina berkolaborasi dalam program pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat di Kepulauan Maluku.
Cerita Program

Bantuan untuk Iska* dan Anak-Anak dengan HIV Menghadapi Dampak Pandemi

Save the Children bekerja sama dengan Yayasan Victory Plus Yogyakarta menyalurkan bantuan nontunai bagi anak dan orang muda dengan HIV/AIDS atau yang hidup dengan keluarga HIV/AIDS di Yogyakarta.
Cerita Program

Ruang Belajar Mengajar Bisa Diciptakan: Inisiatif Para Guru di Tengah Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Yayasan IDEP didukung oleh Save the Children membantu anak-anak untuk kembali pulih dan belajar setelah terdampak erupsi Gunung Lewotobi.
Cerita Perubahan

Sekolahnya Direnovasi, Vera* Kembali Belajar dengan Aman dan Nyaman

Save the Children didukung oleh Candriam Institute for Sustainable Development melakukan rehabilitasi PAUD di empat sekolah yang kondisinya rusak parah, termasuk sekolah tempat Vera belajar.
Cerita Perubahan

Tak Ada Lagi Asap Rokok di Rumah: Kisah Sri Cegah Pneumonia untuk Anaknya

‚ÄúSebelum kami tahu Pneumonia, cuma tahu batuk-pilek, obat tradisional saja. Kalau kami sudah tahu ini, mana bisa kami diam?” kata ibu Hanum*.
Cerita Penggerak

Kisah Recky, Sarjana Arsitek yang Bertualang Buahkan Senyum di Pedalaman Timor

Recky, staf Jaringan Peduli Masyarakat untuk Program BISA, tidak pernah menyebut dia pindah langkah dari arsitek ke bidang kemanusiaan. Ia menganggapnya sebagai petualangan mencari pengalaman berbeda.
Cerita Penggerak

Perjalanan Panjang Wecay, Tak Pernah Berhenti Belajar Menjadi Admin Andal

Berawal dari penerima manfaat, Rusmantana atau akrab disapa Wecay, kini sudah sembilan tahun bekerja di Save the Children Indonesia sebagai admin untuk Program Skills to Succeed. Ia juga belajar banyak tentang isu pemenuhan hak-hak anak.
Cerita Program

Suara Anak untuk Alam: Kumpulan Tulisan Cinta Lingkungan dari Anak-Anak Sumba

Anak-anak Sumba menunjukan kepedulian mereka terhadap isu krisis iklim melalui tulisan-tulisan mereka tentang kecintaan pada lingkungan.
Cerita Program

Pagelaran Seni Panca Sora Dorong Suara Anak dalam Pembangunan

Pagelaran Panca Sora diinisiasi langsung oleh anak-anak, menampilkan pagelaran seni yang menyuarakan isu-isu anak.
Cerita Penggerak

Bersuara dengan Isyarat, Gerak, dan Musik: Kisah Anak-Anak dan Orang Muda Bandung Berpartisipasi dalam Proses Pembangunan melalui Seni

Ziyan, Regina, Salma bercerita tentang partisipasi mereka dalam menyuarakan isu-isu hak anak lewat pertunjukan seni Panca Sora di Bandung.
Menciptakan Perubahan Positif Tak Tergantikan, Untuk dan Bersama Anak-Anak

Bagikan laman Buletin Save the Children Indonesia – Maret 2024 ini:

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email
Skip to content scroll to top button